Ahli Jelaskan Alasan Mengapa Orang Menguap Terus-Menerus Sepanjang Hari

Ahli Jelaskan Alasan Mengapa Orang Menguap Terus-Menerus Sepanjang Hari
Foto: Ilustrasi Ahli Jelaskan Alasan Mengapa Orang Menguap Terus-Menerus Sepanjang Hari.

Menguap sering kali dianggap sebagai reaksi tubuh yang biasa saat mengantuk. Namun, kebiasaan menguap secara terus-menerus sepanjang hari dapat dipicu oleh berbagai faktor kesehatan yang lebih kompleks.

Dilansir dari Lifestyle, para pakar mengungkapkan bahwa intensitas menguap yang tinggi berkaitan dengan kualitas istirahat hingga mekanisme otak dalam menjaga kewaspadaan.

Penyebab utama seseorang sering menguap adalah buruknya kualitas tidur, meskipun durasi istirahat dirasa sudah mencukupi. Hal ini ditegaskan oleh ahli tidur, Teofilo Lee Chiong, MD.

"Menjaga jadwal tidur yang teratur, mendapatkan durasi tidur yang cukup setiap malam, dan mengatasi gangguan tidur sangat penting," ujar Teofilo Lee Chiong, MD.

Kebutuhan tidur selama 7 hingga 8 jam tidak akan efektif jika proses istirahat terganggu oleh konsumsi alkohol atau kafein sebelum tidur. Dampaknya, tubuh akan merespons rasa lelah tersebut dengan menguap sebagai upaya untuk tetap terjaga.

Mekanisme Otak Saat Bosan

Rasa bosan akibat aktivitas yang monoton, seperti bekerja di depan layar dalam waktu lama, juga menjadi pemicu signifikan. Menguap dalam kondisi ini berfungsi sebagai stimulasi bagi otak.

Kepala editor medis di WebMD, Neha Pathak, MD menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan cara tubuh untuk meningkatkan kembali fokus yang menurun.

"Menguap dapat membantu meningkatkan rangsangan atau membangunkan otak saat kita melakukan aktivitas yang membosankan," kata Neha Pathak, MD.

Fenomena Sosial dan Kondisi Medis

Selain faktor internal, menguap juga dikenal memiliki sifat menular yang berkaitan erat dengan tingkat empati seseorang terhadap lingkungan sosialnya.

"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih mudah tertular menguap memiliki tingkat empati yang lebih tinggi," tutur Neha Pathak, MD.

Meskipun umumnya normal, frekuensi menguap yang ekstrem bisa menjadi indikator gangguan kesehatan serius. Neha Pathak, MD menyebutkan beberapa kondisi medis yang mungkin terlibat.

"Kondisi ini diduga memengaruhi bagian batang otak yang mengatur refleks menguap," kata Neha Pathak, MD.

Beberapa gangguan medis yang dapat memicu gejala ini antara lain kelelahan ekstrem, sleep apnea, Parkinson, hingga multiple sclerosis. Jika seseorang menguap lebih dari empat kali dalam satu menit, disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis.

Langkah Penanganan Mandiri

Untuk mengurangi intensitas menguap yang berlebihan, masyarakat disarankan untuk memperbaiki pola hidup harian. Pengelolaan stres dan pengaturan jadwal istirahat yang konsisten menjadi kunci utama.

Menghindari konsumsi alkohol sebelum waktu tidur juga sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas pemulihan tubuh. Apabila keluhan terus berlanjut dan mengganggu produktivitas, konsultasi dengan tenaga medis profesional menjadi langkah yang diperlukan.

Artikel terkait

Rekomendasi