Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Madinah Gunakan Skema Pecah Hotel

Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Madinah Gunakan Skema Pecah Hotel
Foto: Ilustrasi Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Madinah Gunakan Skema Pecah Hotel.

Panitia penyelenggara telah menyiapkan sebanyak 118 hotel untuk menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama di Madinah, Arab Saudi. Setiap kamar pada penginapan tersebut nantinya akan menampung antara tiga hingga lima orang calon haji.

Dilansir dari Kompas, lokasi penginapan bagi para jemaah ini tersebar di tiga wilayah utama, yakni sektor utara, barat, dan selatan. Jarak hotel-hotel tersebut tergolong strategis karena hanya berkisar antara 50 hingga 700 meter dari area Masjid Nabawi.

Pengelolaan akomodasi tersebut akan berada di bawah pengawasan lima sektor kerja yang telah ditetapkan. Fasilitas yang tersedia di setiap kamar pun cukup lengkap untuk menunjang kebutuhan harian para jemaah selama berada di tanah suci.

Selain kamar mandi di dalam ruangan, kamar hotel bagi jemaah haji ini juga telah dilengkapi dengan meja, kulkas, hingga alat pengering rambut. Fasilitas pendukung ini disediakan guna memastikan kenyamanan jemaah saat beristirahat.

Mengingat karakteristik bangunan hotel di Madinah yang cenderung tidak terlalu besar, pengelola menghadapi tantangan tersendiri dalam mengatur kapasitas. Terlebih lagi, jumlah jemaah haji asal Indonesia yang datang pada tahun ini sangat besar.

Sebagai solusi atas kendala kapasitas gedung tersebut, petugas akan menerapkan skema pecah hotel. Strategi ini dilakukan dengan membagi beberapa kelompok terbang atau kloter jemaah ke dalam beberapa bangunan hotel yang berbeda.

Artikel terkait

Rekomendasi