AHY Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Pertama di Yogyakarta

AHY Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Pertama di Yogyakarta
Foto: Ilustrasi AHY Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Pertama di Yogyakarta.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangannya bertujuan meninjau langsung progres pembangunan sekolah rakyat pertama di wilayah tersebut.

Dilansir dari Kompas, AHY menyampaikan harapannya agar proyek pendidikan ini dapat selesai tepat waktu. Fasilitas ini menjadi satu-satunya sekolah rakyat yang didirikan di Yogyakarta guna memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat setempat.

Proyek yang berlokasi di Lendah, Kulon Progo, tersebut menempati lahan seluas 7,1 hektare. Saat ini, pengerjaan konstruksi terus dilakukan secara intensif agar target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.

Langkah percepatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan sekolah rakyat tahap kedua ini sudah bisa digunakan dan mulai beroperasi pada Juni mendatang.

Rencana pembangunan mencakup pendirian 26 gedung yang akan melayani berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Hal ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi di satu kawasan.

Selain ruang kelas, kompleks sekolah rakyat ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Pihak pengembang membangun asrama bagi siswa, area kantin, gedung olahraga, serta infrastruktur pendukung guna menunjang kegiatan belajar mengajar.

Fasilitas asrama disediakan agar para siswa dapat fokus mengikuti kurikulum yang diterapkan di sekolah rakyat tersebut. Sementara itu, gedung olahraga dan area publik lainnya dipersiapkan untuk mendukung pengembangan bakat non-akademik peserta didik.

Kehadiran sekolah rakyat di Kulon Progo ini diharapkan menjadi model pengembangan infrastruktur pendidikan yang komprehensif di tingkat kewilayahan. Pemerintah terus memantau setiap tahapan konstruksi agar standar kualitas bangunan tetap terjaga hingga masa operasional dimulai.

Artikel terkait

Rekomendasi