Rumor mengenai ketertarikan Red Bull Racing terhadap Oscar Piastri langsung mendapatkan respons dari CEO McLaren, Zak Brown. Pimpinan tim asal Inggris tersebut mengaku sama sekali tidak terkejut dengan spekulasi yang beredar di jagat Formula 1.
Seperti dilansir dari Detik Sport, McLaren menunjukkan dominasi kuat dengan menjadi juara konstruktor dalam dua musim terakhir. Mereka bahkan mengamankan gelar juara dunia pebalap lewat Lando Norris yang mengalahkan Max Verstappen, sementara Piastri menyusul di peringkat ketiga.
Performa impresif dua pebalap McLaren ini memicu ketertarikan dari tim rival. Harian Autosport mengabarkan pada awal bulan ini bahwa manajemen Red Bull membidik Piastri sebagai suksesor potensial jika Verstappen memutuskan hengkang, meskipun pebalap muda Australia tersebut masih terikat kontrak jangka panjang.
Brown menyikapi kabar burung ini dengan sangat tenang saat diwawancarai mengenai ketertarikan kubu lawan.
"Saya rasa tidak ada tim di grid yang tidak ingin Oscar dan Lando mengemudi untuk mereka," ujar Brown kepada The Athletic saat ditanya soal ketertarikan Red Bull pada Piastri.
Baginya, fokus utama manajemen adalah membangun stabilitas internal tim agar seluruh elemen merasa kerasan.
"Pandangan umum saya, terlepas dari kontrak, tugas kami adalah menciptakan lingkungan yang membuat pebalap kami tidak ingin mengemudi di tempat lain, atau dalam hal ini, karyawan atau sponsor kami tidak ingin mensponsori tim lain."
Ia menekankan bahwa kenyamanan bekerja jauh lebih mengikat daripada sekadar dokumen legalitas di atas kertas.
"Tugas saya - tugas kami - adalah menciptakan lingkungan di mana Anda berkata, 'Yah, Anda punya kontrak.' Ya, kami memang punya itu, untuk catatan."
Komitmen personal dari setiap anggota tim menjadi prioritas utama yang ingin diwujudkan olehnya di McLaren.
"Tetapi Anda tak ingin menahan seseorang hanya karena selembar kertas, Anda ingin (mereka) berkata, 'Ini tim yang ingin saya perkuat, saya ingin berada di tim ini, tim yang ingin saya bantu sebagai mekanik, tim yang ingin saya sponsori.'"
Faktor lingkungan kerja yang positif ini dinilai menjadi kunci untuk memagari aset berharga mereka dari godaan tim lain.
"Itulah yang ingin saya lakukan, mencoba menciptakan lingkungan itu. Saya rasa ada banyak talenta di dalam McLaren yang ingin dimiliki oleh tim lain," jelas Brown.
Ajang F1 2026 sendiri akan segera bergulir kembali di Circuit Gilles Villeneuve, Montreal, dalam gelaran GP Kanada setelah masa jeda hampir tiga pekan. Seri ini menyajikan dua sesi balapan, yakni sprint race pada Sabtu (23/5) pukul 23.00 WIB dan balapan utama pada Senin (25/5) pukul 03.00 WIB.