Yamaha Youth Community (Y2C) kembali memperkuat perannya sebagai wadah kolaborasi positif bagi generasi muda di Indonesia. Program ini bertujuan membangun kebiasaan berkendara yang aman melalui berbagai aktivitas yang relevan dengan gaya hidup remaja masa kini.
Dilansir dari Suara, Yamaha menunjuk anggota Y2C untuk menjadi duta merek muda atau young brand ambassador. Inisiatif ini dilaksanakan secara serentak di lima kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pekanbaru, dan Makassar.
Para peserta mendapatkan pembekalan edukasi mendalam mengenai pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya. Fokus utamanya adalah menjadikan para anggota sebagai teladan bagi teman sebaya mereka, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sosial sehari-hari.
Manager Public Relation, PRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Rifki Maulana menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pendekatan yang lebih personal. Strategi tersebut sengaja dipilih agar pesan keselamatan dapat diterima dengan lebih baik oleh audisens remaja.
"Melalui Y2C, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda dalam menyampaikan pesan safety riding dengan melibatkan mereka secara langsung, sehingga pesan ini terasa lebih relevan karena datang dari sesama remaja." kata Rifki Maulana pada Senin (4/5/2026).
Yamaha memandang generasi muda bukan hanya sebagai konsumen produk, melainkan juga pionir perubahan di masyarakat. Perusahaan berupaya mengubah persepsi tentang keselamatan berkendara agar tidak lagi dianggap sebagai sekadar aturan yang kaku.
"Bagi Yamaha, generasi muda bukan hanya pengguna, tetapi juga penggerak perubahan. Kami ingin mendorong mereka menjadikan safety riding sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar aturan, melainkan sesuatu yang keren dan membanggakan, dengan pendekatan yang seru, kreatif, dan dekat dengan keseharian mereka." ujar Rifki Maulana.
Implementasi program ini menggunakan konsep peningkatan keterampilan yang digabungkan dengan pengalaman nyata yang menarik. Para anggota diajak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan mulai dari kelas pembuatan tembikar, penjelajahan taman bermain, hingga agenda berkendara bersama.
Selain aktivitas fisik, para peserta didorong untuk aktif sebagai kreator konten di media sosial. Mereka bertugas menyebarkan pesan-pesan keamanan jalan raya melalui platform digital guna menjangkau audiens yang lebih luas secara lebih efektif.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Yamaha berharap kesadaran keselamatan jalan raya di kalangan remaja dapat terus meningkat secara signifikan. Inisiatif tersebut diharapkan mampu mencetak agen perubahan yang memberikan pengaruh positif dalam mobilitas masyarakat perkotaan di Indonesia.