Pebalap asal Spanyol, Alex Rins, dipastikan akan mengakhiri kerja samanya dengan tim pabrikan Yamaha pada penghujung musim 2026. Keputusan mendadak ini diterima sang pebalap melalui telepon sesaat sebelum dimulainya seri balap MotoGP di Jerez, Spanyol, baru-baru ini.
Pemutusan hubungan kerja ini dinilai cukup prematur mengingat kompetisi baru berjalan beberapa seri di tengah upaya Yamaha memperbaiki performa motor YZR-M1. Dilansir dari Otomotif, keputusan manajemen untuk tidak memperpanjang kontrak Rins muncul di tengah proses adaptasi teknis tim tersebut.
Rins mengungkapkan rasa terkejutnya atas langkah cepat yang diambil oleh pihak Yamaha terhadap masa depan kariernya. Mantan pebalap Suzuki dan LCR Honda tersebut merasa durasi evaluasi yang diberikan tidak sebanding dengan proses pengembangan motor.
"Motivasi saya tidak berubah, meskipun ini bukan waktu yang mudah sejak saya tahu tidak akan lanjut dengan Yamaha. Saya terkejut karena hanya dalam tiga balapan mereka sudah memutuskan masa depan saya," ujar Rins dikutip dari GPOne, Senin (4/5/2026).
Meski kecewa, pebalap yang pernah memenangkan balapan untuk dua pabrikan Jepang berbeda ini tetap berkomitmen penuh. Ia menegaskan profesionalitasnya untuk membantu Yamaha yang sedang melakukan transisi mesin dari konfigurasi inline-four ke mesin V4.
"I feel more professional and stronger in some ways. I've learned to handle different situations, both positive and negative. I'm still the same Alex who has won races and podiums," pungkas Rins.
Kini Alex Rins dihadapkan pada sisa 19 balapan musim ini dengan status tanpa kontrak untuk tahun berikutnya. Fokus utamanya saat ini adalah mencari peluang baru di kelas utama guna mengamankan karier balapnya setelah hengkang dari Yamaha nanti.