Pasar otomotif tanah air kedatangan pilihan baru di segmen SUV 7-seater berteknologi elektrifikasi melalui kehadiran Wuling Eksion. Mobil ini diprediksi memiliki daya saing kuat berkat kombinasi teknologi mutakhir dan efisiensi konsumsi bahan bakar yang ditujukan untuk mobilitas harian.
Dilansir dari Otomotif, Wuling menawarkan kendaraan ini dalam dua opsi penggerak yang berbeda, yakni listrik murni atau Battery Electric Vehicle (EV) serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kehadiran dua varian ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen sesuai dengan kebutuhan energi mereka.
Masing-masing versi penggerak tersebut terbagi lagi ke dalam dua tipe berbeda, yaitu tipe CE sebagai varian standar dan tipe EX sebagai varian tertinggi. Perbedaan fitur di antara keduanya berdampak pada selisih harga yang tergolong cukup jauh.
Saat ini, Wuling memberikan harga spesial yang ditujukan terbatas hanya untuk 2.000 pembeli pertama. Terdapat kemungkinan bahwa angka tersebut akan mengalami penyesuaian atau kenaikan harga di masa mendatang.
Untuk varian listrik murni, Wuling Eksion EV tipe CE dibanderol seharga Rp 389 juta, sementara tipe EX yang lebih mewah dijual dengan harga Rp 459 juta. Pada kategori hybrid, Eksion PHEV tipe CE dipasarkan Rp 449 juta, sedangkan tipe tertinggi EX mencapai Rp 499 juta.
Meskipun memiliki perbedaan sistem penggerak dan kelengkapan fitur, kendaraan ini dibangun di atas basis teknis yang identik. Hal ini ditegaskan oleh pihak internal perusahaan saat prosesi peluncuran kendaraan tersebut.
"Untuk dimensi dan struktur tidak ada perbedaannya. Wuling Eksion ini dibangun menggunakan platform WFMS dan menjadi model kedua yang menggunakannya setelah Darion," kata Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.
Perbandingan Fitur Tipe EX dan Tipe CE
Sebagai model kelas atas, varian EX dilengkapi dengan beragam fasilitas premium yang tidak tersedia pada tipe CE. Beberapa fitur unggulan pada tipe EX mencakup pintu bagasi elektrik otomatis atau power tailgate serta keberadaan panoramic sunroof pada bagian atap.
Kenyamanan kabin pada tipe EX juga ditingkatkan melalui penggunaan soundproof dual-layer tinted glass dan fasilitas pengisian daya ponsel nirkabel dengan daya 50 W. Selain itu, aspek keselamatan menjadi pembeda utama antara kedua tipe tersebut.
Tipe EX sudah dibekali dengan sistem sensor pengemudi pintar atau ADAS yang mencakup adaptive cruise control. Dari sisi proteksi pasif, tipe ini memiliki enam titik kantong udara, sedangkan tipe CE hanya dilengkapi dengan empat titik kantong udara saja.
Fitur kenyamanan lain yang absen pada tipe CE adalah ventilated seat atau pendingin punggung di kursi depan. Pengaturan kursi elektrik pada tipe CE juga hanya tersedia untuk sisi pengemudi, berbeda dengan tipe EX yang sudah tersedia untuk penumpang depan.
Secara garis besar, performa mesin atau motor listrik di antara kedua tipe ini tetap sama. Perbedaan utama terletak pada penyederhanaan fitur dan kelengkapan pada tipe CE demi menawarkan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.