Aplikasi pesan instan WhatsApp dijadwalkan akan menghentikan dukungan layanannya bagi sejumlah perangkat Android dengan sistem operasi lama. Kebijakan ini akan mulai diberlakukan secara efektif pada 8 September 2026 mendatang.
Langkah tersebut diambil oleh Meta selaku perusahaan induk untuk memperkuat standar keamanan data pengguna. Selain itu, penyesuaian ini diperlukan guna mendukung kapasitas fitur-fitur terbaru yang terus dikembangkan oleh aplikasi tersebut.
Dilansir dari Suara, para pemilik perangkat yang terdampak diimbau untuk segera memperbarui sistem operasi atau mengganti unit ponsel mereka. Hal ini perlu dilakukan sebelum batas waktu pemblokiran resmi tiba agar tetap bisa berkomunikasi.
Keputusan rutin ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan fungsionalitas sistem yang dilakukan Meta secara berkala. Perangkat dengan sistem operasi yang sudah terlalu tua dianggap rentan karena tidak lagi mendapat pembaruan keamanan dari Google.
Kerentanan pada OS lawas tersebut berisiko memudahkan terjadinya aksi peretasan terhadap akun pengguna. WhatsApp juga terus memperkenalkan teknologi canggih seperti enkripsi ujung-ke-ujung yang lebih kuat dan integrasi kecerdasan buatan Meta AI.
Penambahan fitur video call berkualitas tinggi serta kebutuhan sistem yang semakin berat membuat perangkat keras lama sulit mengimbangi performa aplikasi. Akibatnya, stabilitas penggunaan WhatsApp pada HP lawas tidak lagi terjamin.
Meskipun pihak Meta tidak merinci daftar merek secara spesifik, kriteria utama yang menjadi acuan adalah versi sistem operasi (OS). Standar minimum sistem operasi yang didukung akan segera dinaikkan dalam waktu dekat.
Saat ini WhatsApp masih memberikan dukungan untuk Android 5.0 atau Lollipop. Namun, pada September 2026, perangkat yang menggunakan Android 7.0 (Nougat) serta versi di bawahnya diprediksi tidak lagi bisa mengakses layanan tersebut.
Ponsel populer yang dirilis pada rentang tahun 2014 hingga 2015 memiliki risiko tinggi terdampak kebijakan ini. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar perangkat dari era tersebut sudah mencapai batas akhir pembaruan sistem operasi.
Beberapa model yang berpotensi kehilangan akses WhatsApp antara lain seri Samsung Galaxy S6, Galaxy S7, dan Galaxy Note 5. Beberapa varian Galaxy J lawas yang tidak menerima update ke Android 8.0 Oreo juga masuk dalam daftar risiko.
Merek lain yang kemungkinan terdampak adalah seri Xiaomi Redmi Note 4 dan Redmi 4. Dari jajaran Sony, seri Xperia Z5 serta model menengah keluaran 2015-2016 turut menjadi sorotan dalam kebijakan baru ini.
Pengguna seri LG V20 dan G5, serta Huawei P9 dan Mate 8 juga perlu waspada terhadap jadwal pemutusan dukungan ini. Perangkat-perangkat tersebut umumnya hanya dibekali sistem operasi yang kini sudah dianggap usang secara teknis.
Langkah Pengecekan Versi Android
Bagi pengguna yang merasa ragu mengenai status perangkatnya, pemeriksaan versi perangkat lunak dapat dilakukan secara mandiri. Langkah pertama adalah dengan membuka menu Pengaturan atau Settings pada ponsel masing-masing.
Selanjutnya, gulir layar ke arah bawah hingga menemukan opsi Tentang Ponsel atau About Phone. Di dalam menu tersebut, pengguna dapat memilih bagian Informasi Perangkat Lunak guna melihat detail sistem operasi yang digunakan.
Perhatikan pada baris Versi Android untuk mengetahui angka yang tertera. Jika ponsel menunjukkan angka 8.0 atau versi yang lebih tinggi, maka perangkat tersebut masih dinyatakan aman untuk menggunakan WhatsApp melampaui tahun 2026.
Namun, jika sistem operasi masih berada di versi 7.0 atau lebih rendah, pemilik ponsel disarankan mulai mempertimbangkan untuk melakukan pembaruan perangkat. Tindakan antisipasi sangat disarankan sebelum layanan resmi dihentikan secara permanen.