Pertandingan pembuka Grup F Piala Dunia 2026 akan menyajikan pertemuan menarik antara kapten tim nasional Jepang, Wataru Endo, melawan sejumlah rekannya dari klub Liverpool yang membela tim nasional Belanda.
Laga perdana yang mempertemukan Jepang dan Belanda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni mendatang di wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, seperti dikutip dari Suara.
Pemain tengah Samurai Biru tersebut bakal berhadapan langsung dengan pilar-pilar penting tim mner, termasuk Virgil van Dijk, Cody Gakpo, Ryan Gravenberch, serta Jeremie Frimpong.
"Sebelum undian grup, Cody Gakpo sempat bercanda seperti, ÔÇÿMungkin kita bakal satu grup.ÔÇÖ Dan itu benar-benar terjadi," kata Endo melansir laman resmi Liverpool, Rabu (27/5/2026).
"Banyak pemain Belanda di Liverpool seperti Virg (van Dijk), Jeremie Frimpong, dan Ryan Gravenberch," tambahnya.
Selain harus bersaing dengan barisan pemain Belanda asal Anfield, Endo juga dijadwalkan bersua dengan rekan seklubnya yang lain, yakni penyerang timnas Swedia, Alexander Isak.
Pertarungan antara Jepang yang dipimpin Endo melawan Swedia yang diperkuat Isak bakal digelar di Stadion Dallas pada 26 Juni pukul 06.00 WIB.
Di antara jadwal padat menghadapi Belanda dan Swedia, anak asuh Hajime Moriyasu ini terlebih dahulu akan ditantang oleh Tunisia pada 21 Juni pukul 11.00 WIB di Stadion Monterrey.
Timnas Jepang mengusung ambisi besar dalam partisipasi kedelapan mereka di ajang sepak bola tertinggi dunia ini, dengan target melangkah lebih jauh dari babak 16 besar yang menjadi rekor terbaik mereka selama ini.
ÔÇ£Sebagai pemain tim Jepang, kami merasa bisa melakukan dan meraih sesuatu, atau bahkan mengejutkan dunia. Piala Dunia selalu sulit dimainkan dan setiap tim benar-benar kuat, setiap negara juga sangat siap menghadapi turnamen ini," ujar Endo.
Sepanjang sejarah keikutsertaannya, Jepang tercatat sudah empat kali menembus fase 16 besar namun selalu kandas pada babak tersebut.
Pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar silam, impian mereka untuk melaju ke babak perempat final digagalkan oleh Kroasia melalui drama adu penalti dengan skor 1-3, setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.