Wamen Ekonomi Kreatif Sebut Sektor Digital Perluas Peluang Perempuan

Wamen Ekonomi Kreatif Sebut Sektor Digital Perluas Peluang Perempuan
Foto: Ilustrasi Wamen Ekonomi Kreatif Sebut Sektor Digital Perluas Peluang Perempuan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan bahwa sektor ekonomi kreatif kini menjadi ruang yang semakin inklusif bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri di tengah kemajuan era digital. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Tiebymin Gang Batch 2 di Menara Mega Syariah, Jakarta, pada Selasa (14/4/2026).

Dilansir dari Detik Travel, Irene menjelaskan bahwa dukungan teknologi memungkinkan kaum perempuan untuk berkarya tanpa terbatas latar belakang geografis. Fleksibilitas ini dinilai menjadikan sektor kreatif sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional saat ini.

"Ekonomi kreatif adalah the new engine of growth yang memberikan ruang luas bagi perempuan untuk berkembang. Kuncinya adalah keberanian untuk memulai dan kepercayaan terhadap diri sendiri," ujar Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif.

Kemandirian dan peningkatan kapasitas melalui inovasi menjadi poin krusial yang ditekankan dalam perkembangan sektor ini. Keterbukaan akses terhadap peluang usaha dianggap sebagai faktor pendorong bagi perempuan untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam ekosistem ekonomi.

Sebagai bentuk implementasi wadah positif tersebut, ajang Tiebymin Gang Batch 2 2026 telah menyeleksi 60 remaja muslimah dari total 20.000 pendaftar. Para peserta terpilih berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Medan, Banjarbaru, hingga Surabaya.

Proses seleksi dilakukan melalui tantangan video kreatif yang fokus pada kemampuan peserta dalam menerjemahkan tema pengembangan diri. Pemilik jenama Tiebymin, Yasmin, menyebutkan bahwa konsep tahun ini dibuat lebih segar guna menjawab kegelisahan generasi muda terkait pencarian jati diri.

Selama satu tahun mendatang, para peserta dijadwalkan mengikuti rangkaian program pengembangan diri yang komprehensif. Materi yang diberikan mencakup kelas berbicara di depan umum (public speaking), pengembangan personal, hingga aktivitas sosial dan olahraga.

Selain pelatihan, peserta yang terpilih akan menerima tunjangan bulanan dan akses jaringan ke komunitas kreatif profesional. Program ini dirancang untuk menciptakan figur muda yang mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya melalui karya otentik.

Artikel terkait

Rekomendasi