Hakim Vonis Asisten Matthew Perry Tiga Tahun Lima Bulan Penjara

Hakim Vonis Asisten Matthew Perry Tiga Tahun Lima Bulan Penjara
Foto: Ilustrasi Hakim Vonis Asisten Matthew Perry Tiga Tahun Lima Bulan Penjara.

Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 41 bulan atau tiga tahun lima bulan kepada Kenneth Iwamasa, asisten pribadi mendiang aktor Friends, Matthew Perry. Keputusan tersebut dibacakan dalam sidang pada Rabu (27/5) atas keterlibatan Iwamasa dalam kematian sang aktor akibat ketamin, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Selain hukuman kurungan, hakim memerintahkan Iwamasa membayar denda sebesar US$10.000 dan US$100. Pria tersebut juga diwajibkan menjalani masa pengawasan selama dua tahun setelah bebas dan harus menyerahkan diri kepada pihak berwenang pada 17 Juli mendatang.

Iwamasa menjadi terdakwa terakhir dari lima orang yang menerima vonis pengadilan setelah sebelumnya mengaku bersalah atas satu tuduhan konspirasi mendistribusikan ketamin. Matthew Perry sendiri ditemukan meninggal dunia pada 28 Oktober 2023 di dalam bak jacuzzi rumahnya di Los Angeles akibat efek akut ketamin.

Dalam dokumen perjanjian pengakuan, Iwamasa mengakui telah menyuntik Perry dengan ketamin secara berulang kali di hari-hari menjelang kematian sang aktor. Pada hari kejadian, Perry sempat meminta asistennya tersebut untuk kembali memberikan suntikan ketiga dengan dosis yang lebih tinggi.

"Suntik saya dengan dosis besar." ujar Matthew Perry, Aktor.

Iwamasa kemudian meninggalkan kediaman tersebut untuk keperluan lain dan menemukan Perry sudah tidak bernyawa saat kembali. Setelah hakim membacakan vonis, Iwamasa langsung berbalik menghadap keluarga serta kerabat Perry yang hadir di ruang sidang, termasuk ibu Perry, Suzanne, dan suaminya, Keith Morrison.

ÔÇ£Saya sangat menyesal kepada Anda semua. Anda semua tahu betapa Matthew sangat mencintai Anda. Saya sangat menyesal telah melakukan tindakan ilegal. Saya akan selamanya menyesalinya dan saya akan membawanya sampai ke liang kubur serta menjadikannya sebagai pelajaran untuk membuat pilihan yang lebih baik daripada yang saya lakukan. Saya sangat, sangat menyesal dan saya menyampaikan belasungkawa saya kepada Anda.ÔÇØ kata Kenneth Iwamasa, Asisten Pribadi.

Sebelum vonis Iwamasa, empat terdakwa lain telah menerima hukuman masing-masing atas peran mereka. Jasveen Sangha yang dijuluki "Ratu Ketamin" divonis 15 tahun penjara pada 8 April karena mendistribusikan narkoba kepada perantara.

Perantara bernama Erik Fleming divonis 24 bulan penjara pada 13 Mei setelah menjual 51 vial ketamin kepada Perry melalui Iwamasa. Sementara itu, dua dokter bernama Salvador Plasencia divonis 30 bulan penjara federal pada Desember 2025, dan Mark Chavez divonis tiga tahun masa percobaan, delapan bulan tahanan rumah, serta 300 jam kerja sosial.

Artikel terkait

Rekomendasi