PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) merombak susunan pengurus dewan komisaris dan direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada Selasa (19/5/2026). Langkah strategis tersebut diambil emiten pelopor kendaraan listrik komersial ini untuk mempercepat transformasi menuju mobilitas berkelanjutan.
Dilansir dari Investortrust, agenda rapat tertinggi ini juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tahun buku 2025. Sepanjang tahun 2025, VKTR mencatatkan lonjakan penjualan kendaraan listrik sebesar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mereduksi 15 ribu ton emisi karbon.
Manajemen perusahaan kini memperkuat jajaran dewan komisaris dengan mengangkat Sharif Cicip Sutarjo sebagai Komisaris Utama dan Dr. Ing. Ilham A. Habibie sebagai Komisaris. Sementara itu, jabatan Direktur Utama kini dipercayakan kepada A. Ardiansyah Bakrie dan Mochammad Yana Aditya ditunjuk sebagai Direktur.
Wakil Komisaris Utama VKTR, Anindya N. Bakrie, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun fondasi transportasi bersih di Indonesia melalui konsistensi investasi dan eksekusi nyata.
"Transisi menuju transportasi bersih membutuhkan lebih dari sekadar ambisi, dibutuhkan eksekusi. Di tahun 2025, VKTR menunjukkan aksi nyata melalui operasional kendaraan listrik yang terus bertambah, penguatan manufaktur dalam negeri, serta dampak lingkungan yang terukur. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa 2026 menjadi fase percepatan, di mana kendaraan listrik Indonesia tidak hanya tumbuh sebagai industri, tetapi menjadi solusi nyata bagi mobilitas nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan," ungkap Anindya.
Hingga April 2026, efektivitas armada produksi VKTR telah mencapai akumulasi jarak tempuh operasional melebihi 17 juta kilometer. Perusahaan juga sukses menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik dari total pesanan 80 unit untuk operasional armada Transjakarta, yang seluruh sisa pemesannya telah rampung pada kuartal pertama tahun 2026.
Direktur Utama VKTR, A. Ardiansyah Bakrie, menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan perseroan di bawah nakhoda manajemen baru dalam membangun industri mobilitas berbasis teknologi.
"VKTR meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan industri mobilitas berbasis teknologi. Oleh karena itu, dengan susunan Kepengurusan Perseroan yang baru akan mempercepat transformasi Perseroan dan semakin menegaskan posisi VKTR sebagai pemimpin industri kendaraan listrik nasional yang berbasis inovasi dan tata kelola yang kuat," kata Ardiansyah.
Melalui perombakan kepengurusan ini, perusahaan siap memperluas kapasitas manufaktur serta mengembangkan infrastruktur pendukung untuk mendorong industrialisasi kendaraan listrik secara berkelanjutan.