Masalah Visa Hambat Delegasi Iran Hadiri Pertemuan FIFA di Kanada

Masalah Visa Hambat Delegasi Iran Hadiri Pertemuan FIFA di Kanada
Foto: Ilustrasi Masalah Visa Hambat Delegasi Iran Hadiri Pertemuan FIFA di Kanada.

Delegasi federasi sepak bola Iran dilaporkan absen dalam pertemuan penting FIFA di Vancouver, Kanada, akibat kendala pengurusan visa masuk ke negara tuan rumah. Ketidakhadiran ini memicu spekulasi mengenai partisipasi mereka di tengah ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.

Dilansir dari Suara, ketidakhadiran pejabat sepak bola Iran terjadi pada agenda pertemuan petinggi sepak bola Asia. Masalah administratif ini juga dikhawatirkan berdampak pada kehadiran perwakilan Iran dalam FIFA Congress yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang.

Hambatan akses masuk bagi pejabat Iran sejatinya telah terdeteksi sejak akhir tahun lalu. Saat itu, delegasi negara tersebut mengalami kesulitan serupa ketika hendak menghadiri proses undian grup Piala Dunia yang diselenggarakan di Washington DC.

Merespons situasi tersebut, pihak penyelenggara dan otoritas terkait memberikan pernyataan mengenai status keamanan serta kelancaran turnamen mendatang. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memberikan jaminan khusus bagi personel inti tim.

Meskipun jaminan keamanan diberikan bagi atlet dan staf inti, Marco Rubio belum memberikan kepastian akses bagi jurnalis maupun pelatih tambahan dari delegasi Iran.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut memberikan pernyataan terkait partisipasi tim nasional Iran di tengah situasi politik yang memanas tersebut.

"Tim nasional Iran diterima di Piala Dunia, tetapi saya tidak yakin tepat mereka berada di sana demi keselamatan mereka sendiri," tulis Trump di media sosial.

Pernyataan ini muncul setelah adanya upaya diplomasi dari pihak Iran. Sebelumnya, federasi sepak bola Iran sempat mengajukan permohonan agar seluruh pertandingan fase grup mereka dipindahkan ke Meksiko, namun FIFA menolak usulan tersebut.

Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino tetap menekankan nilai sportivitas dan kebersamaan antarnegara anggota di tengah polemik yang terjadi.

"Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa bersatu dari seluruh penjuru dunia dalam lingkungan damai," ujar Infantino.

Iran dijadwalkan tetap berkompetisi pada putaran final Piala Dunia 2026 mendatang. Berdasarkan hasil undian, negara tersebut tergabung dalam Grup G bersama Selandia Baru, Mesir, dan Belgia.

Artikel terkait

Rekomendasi