Visa AS Belum Terbit, Delegasi Timnas Iran Tetap ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026

Visa AS Belum Terbit, Delegasi Timnas Iran Tetap ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026
Foto: Visa AS Belum Terbit, Delegasi Timnas Iran Tetap ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026. (Illustration by Pexels)

Delegasi Iran dipastikan akan tetap melakukan perjalanan ke Meksiko akhir pekan ini untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026. Meskipun jadwal pertandingan pembuka hanya tinggal dua minggu lagi, status visa untuk memasuki Amerika Serikat belum jelas. Walau menghadapi kendala izin masuk, federasi sepak bola Iran menegaskan tim akan tetap berangkat sesuai rencana dengan transit di Spanyol.

Tim nasional sepak bola Iran akan berangkat dari Antalya menuju Tijuana pada Sabtu, 6 Juni waktu setempat, dan dijadwalkan tiba di Meksiko pada Minggu, 7 Juni, menurut pernyataan resmi Timnas Iran yang dilansir dari Al Jazeera. Sebagai bagian dari pemusatan latihan yang berlangsung di Turki sejak bulan lalu, mereka dijadwalkan melawan Mali dalam laga uji coba terakhir pada Kamis (4/6/2026).

Sebagai informasi tambahan, sebelumnya timnas Iran telah menyelesaikan tiga pertandingan persahabatan di Antalya di tengah konflik yang terjadi pada 28 Februari. Mereka kalah dari Nigeria, tetapi berhasil mengalahkan Kosta Rika dan Gambia. Menyosialisasikan pentingnya pertandingan persahabatan melawan Mali, federasi sepak bola Iran menyatakan bahwa pertandingan tersebut akan digelar tanpa penonton dan media.

Status Visa dan Tantangan Birokrasi

Mehdi Taj, Ketua Umum Federasi Sepak Bola Iran, pada Senin malam menyebut yakin bahwa dokumen izin masuk ke Meksiko akan selesai pada hari Selasa atau Rabu. Namun, belum ada kejelasan apakah dokumen tersebut sudah diterima oleh para pemain yang tergabung dalam Grup G.

Di sisi lain, pihak Amerika Serikat sangat selektif mengenai izin masuk. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat di Washington memberikan peringatan keras terhadap individu yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

“Kami tidak akan mengizinkan mereka memasukkan individu yang tidak terkait dengan olahraga dan memiliki hubungan dengan IRGC,” kata Rubio saat sidang. Kekhawatiran terkait imigrasi ini bukan tanpa alasan, mengingat di bulan April lalu delegasi Iran terpaksa kembali dari Bandara Pearson, Toronto, meski membawa dokumen sah.

Ancaman Insiden Kanada

Pada insiden di Kanada, pihak imigrasi menolak delegasi federasi, meskipun Kanada telah mengkategorikan IRGC sebagai organisasi teroris. Absennya tim dari pertemuan FIFA di Vancouver menjadi imbasnya. Federasi Iran mengklaim perlakuan imigrasi di bandara tidak dapat diterima dan menghina salah satu tokoh terhormat dari militer Iran.

Berdasarkan pengalaman di Kanada, federasi sepak bola Iran kini mengutamakan kewaspadaan dan meminta jaminan keamanan penuh dari penyelenggara. "Jika Amerika menjamin tidak akan menghina lembaga militer kami dan IRGC, kami akan pergi," ujar Taj kepada IRIB, penyiaran negara di bulan Mei. Mereka ingin memastikan insiden di Kanada tidak terulang.

KOMPAS.com selalu berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan bergabung di KOMPAS.com Plus untuk menikmati artikel tanpa iklan.

Artikel terkait

Rekomendasi