Pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, bersiap melakoni seri keempat balapan Moto3 Spanyol 2026. Persaingan di Sirkuit Jerez ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, mulai pukul 15.45 WIB.
Dilansir dari Kompas, Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan memulai balapan dari barisan tengah, tepatnya di posisi ke-17. Hal ini terjadi setelah rider asal Gunung Kidul tersebut melewati rangkaian sesi kualifikasi yang penuh drama.
Perjuangan Veda dimulai dari Kualifikasi Pertama (Q1) akibat catatan waktu yang kurang maksimal pada sesi latihan sebelumnya. Di sesi Q1, pebalap Honda Team Asia ini sebenarnya sempat tampil memukau dan menduduki posisi puncak dengan waktu 1 menit 46,103 detik.
Meskipun posisi puncaknya sempat tergeser, Veda tetap berhasil mengamankan tiket menuju Kualifikasi Kedua (Q2) setelah finis sebagai pebalap tercepat kedua di sesi tersebut. Tren positif ini awalnya berlanjut pada awal sesi Q2.
Veda sempat menunjukkan aksi impresif yang membuatnya berpeluang memperebutkan posisi di barisan depan atau front row. Namun, situasi berubah drastis saat sesi kualifikasi menyisakan waktu hanya satu menit bagi para pebalap.
Posisi Veda perlahan melorot ke peringkat keenam sebelum akhirnya mengalami insiden kecelakaan highside di Tikungan 10. Insiden tersebut membuat posisinya terus merosot hingga terlempar ke urutan ke-16, dan dikonfirmasi akan start dari posisi 17.
Terlepas dari hasil kualifikasi di Spanyol, Veda Ega Pratama sebenarnya menjalani musim Moto3 2026 dengan sangat meyakinkan. Ia membuka musim dengan finis di posisi kelima saat berlaga di MotoGP Thailand.
Prestasi bersejarah kemudian ditorehkan remaja berusia 17 tahun ini saat mengaspal di Sirkuit Interlagos, Brasil. Veda menjadi putra Indonesia pertama yang berhasil naik podium di Kejuaraan Dunia Grand Prix setelah finis di posisi ketiga.
Laju positifnya sempat terhenti ketika berlaga di MotoGP Amerika Serikat yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA). Veda gagal menambah poin di seri tersebut karena mengalami kecelakaan saat balapan berlangsung.
Hingga saat ini, Veda masih mampu bersaing di jajaran papan atas klasemen sementara pebalap Moto3. Dengan koleksi 27 poin, ia menduduki peringkat ketujuh dari total 27 pebalap yang berkompetisi musim ini.
Capaian poin Veda tersebut juga menempatkannya sebagai pebalap Asia Tenggara dengan posisi terbaik. Ia unggul cukup jauh dari rival regionalnya, Hakim Danish asal Malaysia yang saat ini berada di urutan ke-14 klasemen.