Veda Ega Pratama Bidik Poin di Moto3 Catalunya 2026

Veda Ega Pratama Bidik Poin di Moto3 Catalunya 2026
Foto: Ilustrasi Veda Ega Pratama Bidik Poin di Moto3 Catalunya 2026.

Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menargetkan hasil konsisten pada ajang Moto3 Catalunya 2026 guna melanjutkan tren positif dari dua seri sebelumnya di Spanyol dan Perancis. Dilansir dari Kompas, pemuda berusia 17 tahun tersebut kini menempati peringkat yang semakin kompetitif di barisan depan kelas ringan Grand Prix.

Veda mengantongi modal kuat setelah berhasil finis di posisi keenam pada GP Spanyol. Catatan impresif tersebut kemudian berlanjut di Le Mans, Perancis, di mana ia sukses mengamankan posisi keempat saat menjalani balapan dalam kondisi lintasan basah.

Pencapaian di Perancis menjadi rekor pribadi terbaik bagi pembalap kelahiran Gunungkidul tersebut di lintasan basah selama berkarier di Moto3. Peningkatan performa yang signifikan dalam kondisi sulit memberikan dorongan moral tambahan bagi sang pembalap menjelang balapan di Barcelona.

"Setelah Le Mans, saya merasa sangat termotivasi dan percaya diri," kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia jelang Moto3 Catalunya 2026.

Veda menilai keberhasilan di seri sebelumnya membuktikan kapasitas tim dalam mengembangkan motor yang kompetitif di berbagai situasi. Ia merasa optimis mampu bersaing dengan pembalap papan atas lainnya.

"Hasil di Prancis sangat penting bagi saya karena menunjukkan bahwa kami terus berkembang dari balapan ke balapan dan mampu bersaing di barisan depan bahkan dalam kondisi sulit," ujar Veda.

Keyakinan ini tumbuh karena pengalaman pertamanya menaklukkan cuaca buruk di level Grand Prix membuahkan hasil yang memuaskan. Ia kini merasa lebih siap menghadapi tantangan teknis apa pun di lintasan.

"Finis di posisi keempat pada balapan Grand Prix basah pertama saya memberi saya banyak kepercayaan diri," ujar Veda.

Meskipun sedang dalam performa menanjak, Veda menyadari bahwa kompetisi di sirkuit Catalunya akan sangat berat. Evaluasi teknis tetap dilakukan untuk menambal kekurangan yang masih dirasakan pada seri-seri sebelumnya.

"Namun di saat yang sama saya tahu masih banyak yang perlu diperbaiki," ujar Veda.

Sirkuit Barcelona-Catalunya sendiri bukanlah medan asing bagi Veda karena ia pernah berkompetisi di sana pada ajang JuniorGP 2025. Saat itu, ia mencatatkan hasil finis keenam pada balapan pertama dan kedelapan pada balapan kedua.

"Barcelona adalah sirkuit yang saya sukai dan di mana banyak pembalap sudah sangat cepat sejak awal," kata Veda.

Strategi kerja keras sejak sesi latihan bebas hari Jumat menjadi fokus utama Veda agar bisa mendapatkan posisi start yang menguntungkan. Ia menekankan pentingnya proses bertahap sepanjang akhir pekan balap.

"Jadi penting untuk bekerja dengan baik sejak Jumat dan membangun akhir pekan ini selangkah demi selangkah," kata Veda.

Veda berharap kerja sama yang solid dengan kru teknis Honda Team Asia dapat terus terjaga. Konsistensi dalam memetik poin menjadi prioritas utama demi memperbaiki posisi di klasemen kejuaraan.

"Tujuannya adalah mempertahankan momentum yang sama, tetap konsisten, dan terus belajar bersama tim," ujar Veda.

Persiapan fisik dan mental telah dimatangkan untuk menghadapi pertarungan sengit di lintasan Catalunya yang dikenal memiliki lintasan lurus panjang dan tikungan teknis. Veda menyatakan kesiapannya untuk kembali berduel di grup depan.

"Kami bekerja dengan sangat baik dan saya merasa siap untuk bertarung lagi akhir pekan ini," lanjut Veda.

Persaingan di Catalunya juga akan melibatkan pembalap muda lainnya, termasuk rookie asal Malaysia, Hakim Danish. Danish memiliki memori positif di sirkuit ini saat berlaga di JuniorGP musim 2024 dan 2025.

"Fokus saya hanya untuk balapan di Catalunya, saya mempunyai pengalaman dan kenangan yang cukup baik di sana dan itu memberi motivasi tambahan," kata Danish.

Pembalap asal negeri jiran tersebut bertekad untuk merangsek ke grup terdepan jika kondisi motor dan strategi balapannya berjalan sesuai rencana.

"Saya ingin tampil lebih baik dan jika semuanya berjalan lancar, saya yakin kita akan mampu bersaing lebih ketat dengan grup di depan," imbuh Danish.

Pertarungan kategori rookie diprediksi akan berlangsung sengit mengingat rekam jejak kompetitor lain seperti Brian Uriarte yang pernah menjadi runner-up di sirkuit ini. Selain itu, terdapat nama-nama kuat seperti Jesus Rios, Rico Salmela, Maximo Quiles, Adrian Fernandez, David Almansa, dan David Munoz yang juga mengincar podium di Catalunya.

Artikel terkait

Rekomendasi