Persaingan sengit antara dua pembalap muda, Veda Ega Pratama dan Hakim Danish, kembali berlanjut di kelas Moto3 2026. Rivalitas lama yang telah terbentuk sejak ajang Asia Talent Cup hingga Red Bull Rookies Cup kini semakin memanas di atas lintasan pacu.
Seperti dilansir dari Otorider, Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia harus berhadapan lagi dengan rival lamanya asal Malaysia tersebut. Hakim Danish saat ini turun balapan bersama tim AEON Credit-MT Helmet-MSI.
Data dari Moto3 Catalunya menunjukkan perbedaan performa kecepatan dari motor kedua pembalap di jalur lurus sepanjang 1 km. Tunggangan Veda Ega Pratama mencatat kecepatan 241,7 kpj pada sesi FP2 Moto3 di Catalunya pada Sabtu (16/5) lalu.
Saat sesi balapan utama, pembalap kelahiran Wonosari, Jawa Tengah ini memacu motornya dengan kecepatan rata-rata 246 kpj. Performa tersebut membawa Veda finis di posisi ke-8 setelah memulai start dari urutan ke-20.
Sementara itu, Hakim Danish mencatatkan kecepatan yang lebih tinggi mencapai 248,2 kpj pada balapan utama. Catatan ini membuat Danish berhasil finis di urutan ke-7, tepat berada di depan Veda.
Kendati kalah dalam kecepatan maksimal di sirkuit, Veda tetap menunjukkan keunggulan dalam konsistensi perolehan angka. Hasil finis di posisi delapan besar di Catalunya mengamankan posisi Veda di peringkat ke-5 klasemen sementara Moto3 dengan total 58 poin.
Pencapaian pembalap asal Indonesia tersebut masih berada di atas rivalnya. Hingga saat ini, Hakim Danish masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen pembalap.