Persaingan antara dua talenta muda Asia Tenggara, Veda Ega Pratama dan Hakim Danish, kembali berlanjut pada seri kelima Moto3 World Championship 2026. Keduanya dijadwalkan mengaspal di Sirkuit Le Mans, Perancis, pada rentang waktu 8 hingga 10 Mei 2026.
Dilansir dari Kompas, rivalitas pembalap asal Indonesia dan Malaysia ini telah terbangun sejak mereka berkompetisi di berbagai ajang junior. Keduanya tercatat pernah bersaing ketat di Asia Talent Cup, Red Bull MotoGP Rookies Cup, hingga FIM JuniorGP World Championship.
Musim 2026 menandai langkah besar bagi Veda dan Danish karena merupakan tahun debut mereka di kelas Moto3. Hingga empat seri pembuka, performa mereka telah diuji di lintasan yang sudah cukup dikenal seperti Buriram di Thailand dan Jerez di Spanyol.
Meskipun Hakim Danish memiliki rekam jejak yang cukup solid di beberapa sirkuit, perolehan hasilnya di Moto3 musim ini masih berada di bawah pencapaian Veda. Danish tercatat finis di posisi ke-18 saat berlaga di Thailand, sebelum akhirnya menunjukkan peningkatan performa.
Pembalap asal Malaysia tersebut berhasil menempati posisi ke-10 di Brasil serta finis ke-13 dalam balapan di Amerika Serikat dan Spanyol. Catatan ini menunjukkan progres yang konsisten meski belum mampu menembus barisan depan secara signifikan.
Di sisi lain, Veda Ega Pratama langsung memberikan kejutan pada musim perdananya di Moto3. Rider yang berasal dari Gunungkidul tersebut sukses mengamankan posisi kelima di Thailand dan finis di urutan keenam saat balapan di Spanyol.
Veda juga memiliki memori manis di Brasil saat dirinya berhasil meraih podium ketiga. Prestasi tersebut membuat catatan balap pembalap Honda Team Asia ini terlihat lebih mentereng dibandingkan rivalnya di awal musim debut Moto3.
Rekor Podium Danish di Le Mans
Menjelang balapan di Moto3 Perancis akhir pekan ini, Hakim Danish sebenarnya mengantongi modal yang sangat kuat di Sirkuit Le Mans. Berdasarkan catatan sepanjang tahun 2023 hingga 2025 di ajang junior, Danish sukses mengoleksi tiga podium di lintasan tersebut.
Statistik impresif ini membuat Danish diprediksi akan tampil jauh lebih kompetitif di Perancis. Pengalaman menaklukkan podium di Le Mans menjadi keuntungan psikologis bagi pembalap Malaysia tersebut untuk mengejar ketertinggalan poin dari Veda.
Kondisi berbeda dialami oleh Veda Ega Pratama yang tercatat belum pernah merasakan naik podium di Sirkuit Le Mans. Pada penampilannya di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024, ia hanya mampu finis di posisi ke-10 dan ketujuh.
Veda bahkan tidak memiliki data balap di Le Mans untuk musim 2025. Hal ini dikarenakan dirinya harus absen dari balapan untuk menjalani masa pemulihan cedera setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Jerez.