Anggota DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya resmi melaporkan sekitar 10 akun media sosial ke Siber Polda Metro Jaya pada Sabtu malam kemarin. Langkah hukum ini diambil menyusul beredarnya informasi bohong yang menuduh dirinya mengelola ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis.
Dilansir dari Detik Hot, presenter tersebut menanggapi serius narasi yang menyebutnya memiliki 750 unit dapur untuk program pemerintah tersebut. Uya Kuya menegaskan bahwa tuduhan yang menyeret namanya itu tidak didasari oleh bukti nyata atau fakta hukum apa pun.
"Saya laporkan ke Siber Polda Metro Jaya di Sabtu malam kemarin," kata Uya Kuya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).
Uya Kuya merasa perlu memberikan klarifikasi terbuka guna membantah isu yang berkembang luas di jagat maya. Ia menekankan bahwa hingga saat ini dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan operasional program tersebut.
"Ini saya tekankan, sampai saat ini, tidak ada satu pun dapur MBG yang saya punya," tegas Uya Kuya.
Keputusan untuk menempuh jalur hukum dipicu oleh trauma masa lalu ketika rumah pribadinya menjadi sasaran penjarahan massa. Insiden pada Agustus lalu itu diduga terjadi akibat provokasi dari berbagai video fitnah yang tidak segera ia tindak lanjuti.
"Kejadian Agustus kemarin yang rumah saya dijarah itu kan akibat banyaknya video hoax dan video fitnah yang beredar, yang saya diemin ya. Akhirnya akibatnya apa? Rumah saya dijarah. Keluarga saya dikorbankan kemarin. Itu akibat berita hoaks yang segitu jahatnya dan saya diamkan. Jadi sekarang saya nggak mau tinggal diam lagi. Saya lapor," beber Uya Kuya.
Laporan polisi tersebut mencakup sejumlah akun yang sempat mengunggah narasi hoaks meskipun beberapa di antaranya telah menghapus konten tersebut. Tim hukum Uya Kuya telah mengumpulkan bukti tangkapan layar dari seluruh akun yang terlibat.
"Beberapa account yang sudah posting, tapi dihapus. Kita sudah capture, tetap kita laporin juga," pungkasnya.