Usai 18 Tahun Vakum, Dee Lestari Rilis Album Baru Sembuhkan Luka Masa Lalu

Usai 18 Tahun Vakum, Dee Lestari Rilis Album Baru Sembuhkan Luka Masa Lalu
Foto: Usai 18 Tahun Vakum, Dee Lestari Rilis Album Baru Sembuhkan Luka Masa Lalu. (Illustration by Pexels)
```html

Dee Lestari kembali menyentuh dunia musik dengan meluncurkan album baru berjudul (Jangan) Jatuh Cinta yang terdiri dari delapan lagu. Ini menandai kembalinya Dee Lestari ke industri musik setelah sebelumnya merilis album Rectoverso pada tahun 2008. Peluncuran album ini dipicu rasa kosong setelah kehilangan suami dan ayahnya, situasi yang menyadarkannya kembali akan semangat hidup melalui musik.

Inspirasi serta pemulihan emosionalnya dimulai dari aktivitas sederhana: menyanyi sendirian di rumah dengan fasilitas karaoke kecil di depan sofa kosong. Setelah 18 tahun, Dee Lestari akhirnya kembali ke dunia musik Indonesia dengan merilis album terbarunya. Keputusan ini diambil tidak sembarangan, tetapi karena serangkaian pengalaman duka yang dialaminya.

Pada tahun 2022, suami Dee Lesta, Reza Gunawan, berpulang, disusul setahun kemudian oleh ayahnya. “Empat tahun terakhir saya kehilangan dua pria utama di hidup,” ungkap Dee Lestari dalam sebuah konferensi pers di Blok M, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Mei 2026. "Hati saya kok ada yang mati ya?" sambungnya. Meski disibukkan berbagai aktivitas, perasaan hampa terus merongrong.

“Saya bisa fungsional tetapi seperti tidak ada api di hati saya,” terang pelantun lagu Malaikat Juga Tahu ini. Ketika melihat temannya berkaraoke, semangat bermusiknya pun menggeliat lagi. “Saya lihat teman saya karaoke, saya berpikir, 'Kok asyik banget nih karaoke. I wish saya diajakin,' tapi saat itu nggak diajakin,” kenangnya.

Pengalaman itu mendorong Dee untuk membuat fasilitas karaoke di rumah. “Saya bikin set up di rumah, pakai laptop, bluetooth speaker, nyetel YouTube, pasang mic, nyanyi di depan sofa kosong,” ujar Dee. Aktivitas menyanyi sendiri itu menjadi terapi efektif bagi jiwanya yang terluka.

"Saya nyanyi lagu yang saya suka, dan tiba-tiba merasakan ada api yang menyala kembali di hati saya," ungkap Dee. Dari malam itu, Dee Lestari menyadari musik memiliki kekuatan besar menyembuhkan luka batin. "Kesimpulan saya, ternyata menyanyi menyembuhkan saya," tambahnya.

Album baru ini lahir dari semangat baru dan terdiri dari delapan lagu termasuk kolaborasi dengan Afgan serta musisi lainnya. "Menyanyi menyeimbangkan saya, menyalakan kembali api di hati,” tutur Dee Lestari. Dalam album (Jangan) Jatuh Cinta, terdapat lagu-lagu seperti (Jangan) Jatuh Cinta, Patah Hati, Kabarku, Hujan Bulan Juni (ft. Gardika Gigih), Jadi Udara, Perahu Kertas, Cuma Satu Nama (ft. Afgan), dan Bintang Utara.

```

Artikel terkait

Rekomendasi