Urutan Kelahiran Pengaruhi Kesuksesan Karier dan Pilihan Profesi

Urutan Kelahiran Pengaruhi Kesuksesan Karier dan Pilihan Profesi
Foto: Ilustrasi Urutan Kelahiran Pengaruhi Kesuksesan Karier dan Pilihan Profesi.

Posisi kelahiran seseorang dalam keluarga ternyata memiliki kaitan erat dengan arah kesuksesan karier dan pemilihan bidang pekerjaan di masa depan. Temuan ini dilaporkan oleh psikolog Emma Kenny beserta timnya melalui riset yang dirilis pada peringatan Hari Saudara Nasional, Jumat (10/4/2026).

Analisis data terhadap lebih dari 500 individu sukses dari 11 bidang pekerjaan berbeda menunjukkan adanya pola statistik yang signifikan. Penempatan posisi anak sulung, tengah, bungsu, hingga anak tunggal cenderung membentuk preferensi profesional tertentu, dilansir dari Wolipop.

Psikolog Emma Kenny menjelaskan bahwa dinamika antar saudara kandung berperan besar dalam menentukan jalur pekerjaan seseorang. Penemuan tersebut didasarkan pada riset mendalam yang dilakukan selama satu bulan terakhir sebelum dipublikasikan.

"Penelitian yang dilakukan selama sebulan terakhir telah menunjukkan bahwa urutan kelahiran merupakan faktor yang signifikan dalam menentukan jenis pekerjaan antara saudara kandung," ujar Emma Kenny, Psikolog.

Anak sulung tercatat lebih mendominasi bidang ilmiah yang memerlukan ketelitian dan tanggung jawab besar, seperti ilmuwan, astronot, hingga insinyur. Contoh nyata terlihat pada tokoh-tokoh besar seperti Neil Armstrong, Buzz Aldrin, Stephen Hawking, hingga Tim Berners-Lee.

Sementara itu, anak tengah menunjukkan dominasi kuat pada posisi kepemimpinan strategis dalam perusahaan. Data menunjukkan bahwa anak tengah memiliki peluang 30 persen lebih tinggi untuk menjabat sebagai CEO dibandingkan saudara kandung mereka yang lain.

Kecenderungan ini diduga muncul karena anak tengah terbiasa beradaptasi dan berdiplomasi demi mendapatkan perhatian di rumah. Karakter kompetitif tersebut membawa tokoh seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Alan Sugar meraih sukses di dunia bisnis.

Selain bidang bisnis, anak tengah juga memiliki daya saing yang kuat di dunia olahraga. Riset mencatat bahwa mereka memiliki peluang 41 persen lebih besar untuk menjadi atlet Olimpiade dibandingkan posisi kelahiran lainnya.

Anak bungsu ditemukan memiliki bakat menonjol di bidang kreatif, terutama dalam dunia musik klasik. Terdapat peluang hingga 50 persen bagi anak terakhir untuk mengejar karier sebagai pemusik, sebagaimana terlihat pada sejarah hidup Johann Sebastian Bach dan Mozart.

Penelitian yang sama juga mengidentifikasi kecenderungan anak tunggal untuk menekuni profesi sebagai seniman. Karakter mandiri dan perfeksionis yang dimiliki anak tunggal menjadi modal utama dalam menciptakan karya seni yang berkualitas.

Meskipun jumlah anggota keluarga tidak memberikan pengaruh besar, urutan kelahiran tetap menjadi variabel penting dalam memahami perjalanan hidup. Faktor posisi kelahiran ini memberikan perspektif baru mengenai bagaimana lingkungan keluarga membentuk jalur karier secara tidak langsung.

Artikel terkait

Rekomendasi