Umat Islam Siapkan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 1447 Hijriah

Umat Islam Siapkan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 1447 Hijriah
Foto: Ilustrasi Umat Islam Siapkan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah sunnah puasa Arafah menjelang tibanya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Dilansir dari Cahaya, momentum ini dimanfaatkan oleh banyak Muslim untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Puasa sunnah ini ditujukan bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Waktu pelaksanaannya bertepatan dengan momen jamaah haji yang sedang menjalani puncak wukuf di Arafah.

Berdasarkan hadis riwayat Muslim, ibadah ini termasuk dalam amalan yang memiliki pahala besar. Pada tahun 2026, puasa Arafah diperkirakan jatuh pada hari Selasa, 26 Mei 2026 atau tanggal 9 Zulhijah 1447 Hijriah.

Kaum Muslim dapat melafalkan bacaan niat puasa Arafah pada malam hari. Selain itu, niat juga boleh dibaca sebelum waktu zuhur bagi yang belum mengonsumsi makanan atau minuman sejak fajar.

Berikut adalah lafal niat puasa Arafah beserta maknanya:┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Å ÏÁ┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï╣┘ÄÏ▒┘Ä┘ü┘ÄÏ®┘Ä Ï│┘Å┘å┘æ┘ÄÏ®┘ï ┘ä┘É┘ä┘æ┘░┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë

Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah TaÔÇÖala.

Keutamaan Menghapus Dosa

Pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah dengan landasan ikhlas karena Allah SWT menjanjikan keutamaan yang sangat besar bagi yang menjalankan. Hal ini termaktub dalam beberapa hadis sahih.

Dalam hadis riwayat Abu as-Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu an-Najar disebutkan:

"Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun."

Keutamaan ini diperkuat oleh hadis riwayat Muslim yang menjelaskan mengenai pengampunan dosa dari amalan tersebut.

"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang."

Mayoritas ulama menjelaskan bahwa jenis dosa yang dihapus melalui amalan sunnah ini adalah dosa-dosa kecil. Keterangan tersebut merujuk pada pandangan Imam An-Nawawi dalam Syarah Muslim, juz 3, halaman 113 yang dikutip dari laman MUI.

Persiapan spiritual menyambut hari raya kurban juga dapat diperkuat dengan amalan saleh lainnya. Selama sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, umat Islam dianjurkan meningkatkan intensitas zikir, sedekah, dan membaca doa.

Artikel terkait

Rekomendasi