Umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah menjelang perayaan Idul Adha. Salah satu amalan sunnah yang sangat ditekankan adalah menunaikan puasa Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Ibadah ini dilaksanakan bersamaan dengan momentum krusial bagi jemaah haji, yaitu pelaksanaan wukuf di Padang Arafah. Dilansir dari Popbela, wukuf menjadi refleksi mendalam mengenai Padang Mahsyar, tempat berkumpulnya seluruh makhluk di akhirat kelak.
Melalui puasa Arafah, Muslim yang belum berkesempatan berangkat ke Tanah Suci diberikan peluang untuk meraih esensi spiritual yang sama. Kesiapan batin menjadi kunci utama agar ibadah ini dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar.
Kesungguhan dan wujud ketakwaan kepada Allah Swt diawali dari dalam hati melalui pembacaan niat. Kemantapan niat diharapkan dapat memberikan kelancaran dan keberkahan selama menjalankan ibadah puasa.
Berikut adalah bacaan niat puasa Arafah:
┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Å ÏÁ┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï╣┘ÄÏ▒┘Ä┘ü┘ÄÏ®┘Ä Ï│┘Å┘å┘æ┘ÄÏ®┘ï ┘ä┘É┘æ┘ä┘É┘ç Ϭ┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya :
"Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."
Doa Mustajab di Hari Arafah
Hari Arafah dikenal sebagai waktu yang sangat mustajab untuk memanjatkan doa, baik bagi jemaah yang sedang berhaji maupun umat Islam yang berada di rumah.
Dalam sebuah hadis disampaikan, "Sebaik-baiknya doa adalah doa pada hari Arafah" (HR Tirmidzi No 3585).
Rasulullah Saw juga mengabarkan mengenai bacaan utama yang kerap beliau dan para nabi terdahulu amalkan ketika momen wukuf berlangsung.
"Doa yang paling utama adalah di hari Arafah, dan sebaik-baik apa yang aku dan para nabi sebelumku baca pada hari itu adalah:
ÔÇ£La ilaha illallahu wahdahu laa syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa aÔÇÖla kulli syaiÔÇÖin qadirr
Artinya:
ÔÇ£Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah, Tuhan Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dialah Yang Maha Kuasa ke atas segala sesuatuÔÇØ
Amalan Tambahan di Bulan Dzulhijjah
Selain memanjatkan doa, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak zikir guna mengingat keagungan Allah Swt.
Dalam hadisnya Rasulullah bersabda, ÔÇ£Tidak ada hari yang lebih besar di sisi Allah Swt dan beramal padanya lebih dikasihi oleh Allah dari hari-hari yang kesepuluh ini. Maka perbanyaklah bertahlil, bertakbir dan bertahmid.ÔÇØ (HR. Ahmad).
Momentum istimewa ini dapat dioptimalkan dengan melaksanakan salat sunnah, mengikuti majelis taklim, mendengarkan ceramah agama, membaca sekaligus mentadaburi Al-Qur'an, serta melakukan muhasabah diri.