Mantan juara dunia tinju kelas berat Tyson Fury secara resmi mengonfirmasi keputusannya untuk kembali bertarung di atas ring. Petinju berjuluk The Gypsy King ini dijadwalkan menghadapi tantangan besar dari Arslanbek Makhmudov di London pada 11 April 2026.
Kepastian ini menandai berakhirnya masa pensiun singkat Fury yang sempat diumumkan pada Desember 2024. Seperti dilansir dari Investortrust, laga ini menjadi misi kebangkitan bagi Fury setelah mengalami dua kekalahan beruntun dalam kariernya.
Pertarungan mendatang diprediksi menjadi ujian berat bagi petinju asal Morecambe tersebut. Arslanbek Makhmudov merupakan lawan tangguh dengan rekor impresif, yakni mengantongi 21 kemenangan dari 23 total pertarungan profesionalnya.
Fury memiliki sejarah panjang di kelas berat dengan dua periode emas. Ia pernah menyapu bersih gelar WBA, IBF, dan WBO pada 2015 setelah menumbangkan Wladimir Klitschko, serta merebut sabuk WBC pada 2020 dari Deontay Wilder.
Meski memiliki catatan gemilang, gelar juara dunia tak terbantahkan (undisputed) masih menjadi ambisi yang belum tercapai. Kekalahan dari Oleksandr Usyk pada 2024 menjadi catatan merah yang ingin segera ia perbaiki dalam karier profesionalnya.
Keputusan pensiun pada akhir 2024 diambil Fury hanya sebulan setelah kalah dalam duel ulang melawan Usyk. Namun, semangat bertarungnya kembali muncul pada awal Januari 2026 saat ia menyatakan kesiapannya untuk berkompetisi lagi.
"Sangat bersemangat bisa kembali (ke ring tinju)," ujar Tyson Fury, dilansir dari BBC Sport. Ia menegaskan bahwa dedikasinya terhadap olahraga ini tidak pernah luntur meski sempat menyatakan ingin berhenti.
Ujian dari Arslanbek Makhmudov
Lawan yang dihadapi Fury kali ini datang dengan kepercayaan diri tinggi. Makhmudov baru saja meraih kemenangan penting atas petinju Inggris, Dave Allen, pada Oktober 2025, yang mempertegas posisinya di jajaran elit kelas berat.
Hingga saat ini, Fury membukukan rekor 34 kemenangan dari total 37 pertandingan, dengan 24 di antaranya dimenangi melalui KO. Selain itu, ia mencatat dua kekalahan dan satu hasil imbang sepanjang perjalanan kariernya.
"Hati saya selalu dan akan selalu ada di tinju. Seseorang beri tahu sang raja bahwa sang jagoan telah kembali!" kata Fury.
Pertarungan pada April nanti juga menjadi momen spesial bagi publik Inggris. Ini adalah kali pertama Fury bertanding di tanah kelahirannya sejak kemenangan terakhirnya atas Derek Chisora di Stadion Tottenham Hotspur pada Desember 2022.