Kota Tucson AS Resmi Menjadi Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026

Kota Tucson AS Resmi Menjadi Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Kota Tucson AS Resmi Menjadi Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026.

Kota Tucson yang terletak di Arizona resmi ditetapkan menjadi lokasi markas bagi tim nasional Iran sepanjang bergulirnya kompetisi Piala Dunia 2026.

Kehadiran skuad negara Timur Tengah di wilayah gurun dengan suhu ekstrem tersebut memancing bermacam-macam tanggapan dari penduduk setempat, terutama mengenai pemisahan urusan olahraga dari ranah politik.

Dilansir dari Suara, eskalasi ketegangan berpotensi meningkat lantaran Amerika Serikat dan Iran berpeluang saling berhadapan pada fase gugur turnamen sepak bola bergengsi ini.

Apabila kedua tim menyelesaikan fase grup pada posisi runner-up, mereka dijadwalkan bertanding dalam babak 32 besar yang berlangsung tanggal 3 Juli di Arlington, Texas.

Kemungkinan terjadinya laga tersebut langsung memicu kekhawatiran terkait aspek keamanan jalannya pertandingan di kalangan masyarakat setempat.

Sebagian warga setempat memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran rombongan pesepak bola Iran dan menyuarakan agar ajang olahraga tidak dicampuradukkan dengan isu politik.

Kendati demikian, kelompok warga lain memandang bahwa tim nasional negara tersebut tetap tidak dapat dipisahkan dari pengaruh rezim pemerintahan di Tehran.

Seorang pendukung Partai Republik sekaligus simpatisan Donald Trump, Jay Rollo, menyatakan tetap menyambut kedatangan para pemain Iran walaupun dirinya mendukung kebijakan keras Washington.

ÔÇ£I donÔÇÖt think sports should be mixed with politics. Hopefully they come here, lose, and then are allowed to stay,ÔÇØ ujar Rollo seperti dilansir dari The Sun.

Komentar senada dilontarkan oleh penduduk Tucson lainnya, Daniel Jones, yang menilai bahwa sepak bola semestinya menjadi instrumen pemersatu di tengah konflik global.

ÔÇ£YouÔÇÖre not supposed to fight on a soccer field. ThereÔÇÖs no better way to unite countries than through sports,ÔÇØ katanya.

Penolakan dan Kekhawatiran Keamanan

Di sisi lain, respons hangat tidak datang dari seluruh lapisan masyarakat di kota tersebut.

Ali Rezaei, seorang warga keturunan Iran berusia 68 tahun yang bermukim di Tucson, menyatakan keengganannya untuk mendukung Team Melli karena menganggap tim tersebut merepresentasikan pemerintah negaranya.

ÔÇ£If there is a protest against them, I might join,ÔÇØ ujar pria 68 tahun itu.

Sementara itu, warga Tucson bernama Devyn Oehring mengutarakan harapannya agar pertandingan antar kedua negara dapat berlangsung kondusif tanpa diwarnai konflik fisik.

ÔÇ£That would be something amazing. Hopefully there are no riots or other bad things,ÔÇØ katanya.

Kesiapan Fasilitas Latihan Menjelang Turnamen

Walaupun hubungan diplomatik kedua negara berada dalam kondisi tegang, FIFA tetap memastikan keikutsertaan Iran pada ajang Piala Dunia 2026.

Tim nasional Iran dilaporkan telah memulai program pemusatan latihan di Turki sebelum dijadwalkan terbang menuju Arizona pada awal Juni mendatang.

Fasilitas latihan yang dipersiapkan di Kino Sports Complex saat ini mulai dipenuhi oleh berbagai ornamen serta atribut resmi Piala Dunia.

Kompleks olahraga yang digunakan oleh skuad Iran tersebut lokasinya hanya berjarak beberapa kilometer dari pangkalan udara militer Amerika Serikat, Davis-Monthan Air Force Base.

Artikel terkait

Rekomendasi