Trimegah Group Alihkan Fokus Bisnis ke Merek Mobil China

Trimegah Group Alihkan Fokus Bisnis ke Merek Mobil China
Foto: Ilustrasi Trimegah Group Alihkan Fokus Bisnis ke Merek Mobil China.

Trimegah Group secara resmi mulai mengalihkan fokus bisnis otomotif mereka dari jaringan diler merek Jepang ke merek mobil asal China menyusul perubahan tren minat konsumen terhadap teknologi elektrifikasi. Keputusan strategis ini dikonfirmasi oleh pihak manajemen perusahaan di Wuhu, China, pada Senin (27/4/2026).

Pergeseran fokus ini didorong oleh penilaian bahwa produsen otomotif asal Negeri Tirai Bambu jauh lebih progresif dalam mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Dilansir dari Otomotif, langkah migrasi ini merupakan respons perusahaan terhadap permintaan pasar yang semakin cerdas dalam memilih nilai fungsional kendaraan.

Direktur Utama Trimegah Group, Lindawati Tandyo, memberikan penegasan terkait alasan perusahaan memprioritaskan merek China dalam peta bisnis mereka saat ini.

"Karena untuk elektrifikasi, merek China yang sudah canggih banget. Sedangkan mobil Jepang masih jauh, belum investasi, riset, jadi masih jauh banget. Sedangkan kita mau tidak mau harus migrate (beralih). Customer kan sekarang sudah pintar, carinya value for money,?" ujar Lindawati Tandyo, Direktur Utama Trimegah Group.

Lindawati mengamati bahwa kelesuan inovasi dari produsen Jepang sudah mulai terlihat sejak tahun 2023. Menurutnya, tidak ada pergerakan signifikan dari sisi pembaruan model maupun fitur pada periode pemulihan pascapandemi tersebut.

"2023 sudah mulai terasa, setelah covid semakin turun, kita lihat yang Jepang tidak ada pergerakan sama sekali, model baru tidak ada, fitur tidak ada," kata Lindawati Tandyo, Direktur Utama Trimegah Group.

Meskipun Trimegah Group telah memasarkan produk Jepang sejak 2009 dan memiliki basis data sekitar 200.000 pengguna, perusahaan melihat adanya perpindahan loyalitas konsumen. Banyak pelanggan lama mereka kini melirik merek China yang menawarkan fitur lebih melimpah.

"Pasti kita saat ini jualannya merek China ya menawarkan merek China, banyak customer kita yang pindah dari mobil Jepang ke China," ujar Lindawati Tandyo, Direktur Utama Trimegah Group.

Salah satu bukti tingginya minat pasar terlihat pada model Jaecoo J5 yang baru saja diperkenalkan. Kendaraan ini mencatatkan angka pemesanan yang signifikan dalam waktu singkat sejak diluncurkan ke publik.

"J5 indent dua bulan, padahal kita baru buka Februari 2026 kemarin dan sudah terpesan 500 unit," kata Lindawati Tandyo, Direktur Utama Trimegah Group.

Artikel terkait

Rekomendasi