Tottenham Hotspur gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang Brighton dengan skor 2-2 pada pekan ke-33 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Tottenham Hotspur, Sabtu (18/4/2026). Hasil ini membuat klub berjuluk The Lilywhites tersebut masih terjebak di posisi ke-18 klasemen sementara.
Dilansir dari Bola, Tottenham sempat unggul dua kali melalui gol Pedro Porro pada menit ke-39 dan Xavi Simons di menit ke-77. Namun, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lewat Kaoru Mitoma pada masa tambahan waktu babak pertama serta gol telat Georginio Rutter di menit ke-90+5.
Tambahan satu poin ini memperpanjang catatan buruk klub asal London tersebut yang belum pernah menang di Liga Inggris sepanjang tahun 2026. Spurs saat ini mengoleksi 31 poin dan tertinggal satu angka dari West Ham United yang berada tepat di atas zona merah.
Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, memberikan arahan khusus kepada anak asuhnya guna mengembalikan mentalitas tim setelah kehilangan poin di menit-menit akhir pertandingan. Ia menuntut para pemainnya untuk tetap optimis menghadapi sisa laga musim ini.
"Saya bangga dengan penampilan mereka mereka harus lebih kuat dan fokus hanya pada pertandingan melawan Wolverhampton, dan datang ke tempat latihan pada Senin sore dengan senyum, karena jika tidak, mereka akan langsung pulang," ujar De Zerbi.
Pelatih asal Italia tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentoleransi sikap pesimistis di dalam skuadnya. Ia percaya kualitas tim saat ini masih mampu membawa klub keluar dari ancaman degradasi.
"Saya tidak punya waktu untuk melihat orang-orang negatif, untuk melihat pemain atau asisten yang sedih. Tidak." kata De Zerbi.
De Zerbi juga mengingatkan para pemain tentang privilese bermain di kompetisi kasta tertinggi Inggris. Ia menekankan pentingnya pikiran positif dalam menghadapi situasi sulit di dasar klasemen.
"Kami beruntung karena kami bermain di klub besar, stadion besar, kami bermain di Liga Primer. Kami memiliki kualitas yang tepat untuk memenangkan pertandingan, jadi kami harus berpikir positif, karena saya tidak suka orang-orang yang menangis, yang berpikir negatif," sambung De Zerbi.
Eks pelatih Brighton tersebut secara terbuka menyatakan kekecewaannya atas gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Rutter. Menurutnya, performa anak asuhnya secara keseluruhan layak mendapatkan kemenangan daripada hasil imbang.
"Saya menyesal atas hasil pertandingan dan para pemain karena mereka sangat menderita dan kami pantas memenangkan pertandingan melawan Brighton yang hebat..Tetapi kami tidak boleh kebobolan gol dari Rutter pada saat itu," kata De Zerbi.
Meskipun terpukul dengan hasil tersebut, De Zerbi mengapresiasi karakter yang ditunjukkan para pemain di hadapan pendukung sendiri. Fokus tim kini beralih sepenuhnya pada persiapan laga pekan depan.
"Saya optimis, dan saya bangga dengan para pemain saya karena mereka memainkan pertandingan yang fantastis penuh dengan karakter, semangat, apa yang saya minta dari mereka untuk bermain di stadion ini, untuk klub ini." ujar De Zerbi.
Tottenham Hotspur kini dituntut untuk segera bangkit demi menjaga peluang bertahan di Liga Inggris. Pertandingan berikutnya melawan Wolverhampton menjadi target utama untuk mengakhiri tren negatif tim.
"Kita harus lebih kuat dari hasil ini, kita harus terus maju dan mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Wolverhampton dan mencoba untuk memenangkan pertandingan tersebut," pungkas De Zerbi.