PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menetapkan batas akhir pemilikan saham yang berhak mendapatkan dividen atau cum dividen tunai pada Senin, 18 Mei 2026. Perusahaan konstruksi swasta tersebut mengalokasikan dana sebesar Rp375,1 miliar untuk dibagikan kepada para pemegang saham.
Nilai total dividen yang dikucurkan tersebut setara dengan Rp110 per lembar saham, atau sebesar Rp11.000 untuk setiap satu lot saham. Kebijakan pembagian keuntungan ini diambil di tengah kondisi pergerakan harga saham perusahaan yang sedang mengalami penurunan.
Dilansir dari Investasi, dana pembayaran dividen tersebut bersumber dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk yang mencapai Rp414,3 miar. Selain itu, emiten berkode saham TOTL ini tercatat memiliki total ekuitas sebesar Rp1,32 triliun.
Sebelum memasuki masa libur panjang, harga saham TOTL pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026, ditutup melemah di level Rp1.230 per saham setelah turun 5 poin atau 0,40 persen secara harian. Dalam kurun waktu lima hari perdagangan terakhir, saham TOTL juga sudah merosot sebesar 30 poin atau 2,38 persen.
Melalui harga penutupan tersebut, rasio imbal hasil atau yield dividen dari saham TOTL tercatat mencapai 8,94 persen. Persentase keuntungan ini hampir menyamai empat kali lipat dari bunga deposito bank umum yang saat ini berada di kisaran 2 persen.
Masa cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi terjadwal hingga 18 Mei 2026, sedangkan pelaksanaan pembayaran dividen tunai akan direalisasikan pada 5 Juni 2026.
| Tahapan Aktivitas Pembagian Dividen | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi | 18 Mei 2026 |
| Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi | 19 Mei 2026 |
| Cum dividen di pasar tunai | 20 Mei 2026 |
| Ex dividen di pasar tunai | 21 Mei 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas dividen tunai | 20 Mei 2026 |
| Tanggal pembayaran dividen | 5 Juni 2026 |