Mantan pemain Chelsea Tony Dorigo menyarankan agar Cesc Fabregas tetap bertahan di Como 1907 dan menunda keinginan melatih The Blues guna menimba pengalaman lebih matang. Dilansir dari Bola, Fabregas kini masuk bursa calon pelatih Chelsea setelah pemecatan Liam Rosenior pada April 2026.
Klub asal London tersebut dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan untuk merekrut Fabregas yang sukses membawa Como 1907 menempati posisi keenam klasemen sementara Liga Italia. Di bawah arahannya, klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia itu berpeluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Pihak manajemen klub asal Italia tersebut menyatakan kesiapan mereka jika sang pelatih memutuskan untuk berpindah haluan ke Inggris dalam waktu dekat.
"Jika itu membuatnya bahagia, itu urusannya," ujar Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907.
Mirwan menegaskan bahwa pihak klub sebenarnya menginginkan kerja sama jangka panjang, namun tidak akan menghalangi ambisi pribadi sang pelatih di masa depan.
"Anda ingin karyawan Anda tetap bersama Anda selama mungkin, tetapi pada akhirnya kami tidak memilikinya dan dia bebas pergi ke Chelsea jika dia mau," imbuh Mirwan.
Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh Tony Dorigo yang menilai perpindahan tersebut terlalu berisiko bagi karier pelatih asal Spanyol itu. Dorigo berkaca pada kegagalan beberapa pelatih sebelumnya yang dianggap terlalu cepat menangani klub dengan tekanan sebesar Chelsea.
ÔÇ£Ya, tentu saja. Karena saya sudah banyak menonton Como musim ini dan jelas dia melakukan pekerjaan luar biasa," ujar Tony Dorigo, Eks pemain Chelsea.
Ia memuji filosofi permainan yang diterapkan Fabregas di Italia, namun memperingatkan bahwa atmosfer di London memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.
"Mereka memiliki gaya sepak bola sangat bagus. Filosofi yang dia terapkan di tempat dia berada, semuanya menyatu dan menghasilkan tim yang sangat, sangat bagus." kata Dorigo.
Legenda Chelsea era 1980-an tersebut mengkhawatirkan beban ekspektasi yang bisa menghambat perkembangan Fabregas sebagai manajer muda yang potensial.
ÔÇ£Menurut saya, dia berada di bawah tekanan berbeda di Como. Langsung pergi ke klub seperti Chelsea, menurut saya akan terlalu berat." lanjut Dorigo.
Dorigo meyakini bahwa Fabregas memiliki masa depan cerah dan mampu membawa Como menembus kualifikasi kompetisi antarklub Eropa sebelum benar-benar siap naik level.
"I pikir dia akan menjadi manajer hebat. Saya rasa dia akan membawa mereka ke Eropa - Como, mereka mengincar Liga Champions, tetapi mungkin akan berakhir di Liga Europa," imbuh Dorigo.
Dorigo kemudian membandingkan situasi ini dengan pengalaman Graham Potter yang kesulitan beradaptasi dengan mentalitas pemain di klub besar setelah sukses bersama Brighton.
ÔÇ£Anda kembali ke Graham Potter di Brighton, manajer luar biasa, sangat memahami Liga Premier, lalu pergi ke Chelsea dan Anda berurusan dengan level pemain dan mentalitas berbeda," ungkap Dorigo.
Ia menekankan bahwa tekanan tambahan di kursi kepelatihan Chelsea sering kali gagal diatasi oleh banyak manajer berpengalaman sekalipun.
ÔÇ£Saya pikir dengan tekanan itu dan belum pernah menghadapi hal semacam itu sebelumnya, itu adalah kesulitan tambahan, yang jelas banyak manajer belum mampu atasi." tegas Dorigo.
Sebagai penutup, Dorigo merekomendasikan manajemen Chelsea untuk mencari opsi lain saat ini dan baru mempertimbangkan Fabregas di masa yang akan datang.
"Jadi Fabregas, tidak, bukan untuk saat ini. Saya akan mencari di tempat lain, tetapi di masa depan, tentu saja," imbuh Dorigo.