Toni Kroos Puji Sikap Profesional Ousmane Dembele di Liga Champions

Toni Kroos Puji Sikap Profesional Ousmane Dembele di Liga Champions
Foto: Ilustrasi Toni Kroos Puji Sikap Profesional Ousmane Dembele di Liga Champions.

Penyerang Paris Saint-Germain Ousmane Dembele mendapat apresiasi luas setelah menunjukkan sikap profesional saat ditarik keluar lapangan pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich. Pemain asal Prancis tersebut tidak menunjukkan gestur kecewa saat diganti pada babak kedua.

Dilansir dari Detik Sport, Dembele digantikan oleh Bradley Barcola pada menit ke-65 dalam laga krusial tersebut. Alih-alih meluapkan kekesalan, pemenang Ballon d'Or 2025 itu justru menyalami pelatih Luis Enrique beserta seluruh jajaran staf sebelum duduk dengan tenang di bangku cadangan untuk mendukung rekan setimnya.

Sikap rendah hati yang ditunjukkan mantan pemain Barcelona ini memicu reaksi positif dari legenda Real Madrid, Toni Kroos. Melalui podcast pribadinya yang bertajuk Luppen TV, Kroos mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan Dembele dalam meredam ego demi kepentingan kolektif tim.

"Enrique, dia menarik keluar pemain terbaik di dunia setelah 65 menit dan pemain tersebut meninggalkan lapangan dengan wajar, tanpa drama," buka Kroos di podcast pribadinya, Luppen TV.

Kroos menekankan bahwa pergantian tersebut terjadi di momen krusial saat tim sedang berjuang memperebutkan tiket menuju final. Menurutnya, reaksi Dembele yang langsung menyalami pelatih merupakan preseden positif bagi dunia sepak bola profesional.

"Itu terjadi di semifinal Liga Champions, laga yang sangat penting dan Anda sedang berjuang lolos ke final. Itu terjadi di menit ke-65, bukan di menit ke-93," sambungnya.

Bagi pria berkebangsaan Jerman tersebut, kedisiplinan yang ditunjukkan Dembele harus menjadi standar bagi pemain bintang lainnya. Ia mencatat bagaimana sang pemain tetap antusias memberikan semangat dari pinggir lapangan setelah keluar dari permainan.

"Dia lalu berjabat tangan dengan pelatihnya dan duduk di bangku cadangan, kemudian antusias menyemangati rekan-rekannya. Ini adalah contoh yang harus ditiru," tambahnya.

Penilaian Kroos juga menyasar pada kualitas kepemimpinan Luis Enrique di ruang ganti PSG. Kepercayaan antara pemain dan pelatih dinilai menjadi fondasi utama di balik kondusifnya situasi tim saat keputusan besar diambil oleh sang arsitek taktik.

"Jadi keputusannya jelas. Enrique menariknya keluar, tanpa basa-basi, dan tidak ada yang keberatan. Ini menunjukkan tingkat rasa hormat yang dimiliki pelatih dan bagaimana dia berhasil membangun tingkat kepercayaan dan disiplin ini di dalam tim. Yang terpenting, dia membuktikan bahwa keputusannya benar," paparnya.

Sebagai penutup, Kroos membandingkan perilaku Dembele dengan mayoritas pemain berlabel bintang yang seringkali merasa lebih besar dari klub. Ia memuji kematangan mental pemain internasional Prancis tersebut yang tidak merajuk meskipun harus mengakhiri laga lebih awal.

"Dembele, dari bangku cadangan tidak bertindak seperti 90 persen pemain yang merasa dirinya bintang di tim. Dia bahkan tidak merajuk," tutup Kroos.

Artikel terkait

Rekomendasi