Persiapan menjelang turnamen ASEAN U19 Championship 2026 kini memasuki tahapan krusial bagi Timnas U-19 Indonesia. Squad garuda muda tidak lagi menitikberatkan porsi latihan pada pemulihan kebugaran fisik pemain, melainkan sudah beralih pada strategi pematangan taktik di lapangan, seperti dilansir dari Bola.
Proses pemusatan latihan intensif ini dilaksanakan di Lapangan Yogyakarta International School sejak 10 Mei 2026. Latihan yang dipimpin langsung oleh Nova Arianto selaku pelatih tersebut bertujuan membentuk komposisi tim terbaik demi menghadapi kompetisi yang dijadwalkan bergulir di Medan, Sumatera Utara pada 1-14 Juni 2026.
Sejumlah nama talenta muda lokal seperti Reno Salampessy dan Arkhan Kaka tampak berlatih bersama kelompok pemain diaspora yang berdatangan dari luar negeri. Kehadiran para pemain dari berbagai negara ini menambah kedalaman squad dalam sesi latihan berkekuatan tinggi.
"Ya sekali lagi sebagai persiapan kita menuju ke AFF ya di bulan Juni. Kita memulai training camp di tanggal 10 kemarin dan kita sudah mulai masuk ke tactical hari ini," ujar mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu melalui rekaman suara yang diterima KOMPAS.com.
"Saya bersyukur semua pemain sudah mulai lengkap, total 26 pemain, hanya Baker yang nanti akan bergabung di Medan. Dan saya lihat secara kondisi pemain sangat-sangat baik hari ini," imbuhnya.
Meskipun tahapan pemantapan taktik sudah berjalan, juru taktik asal Semarang tersebut menegaskan susunan pemain saat ini masih bersifat dinamis. Regulasi kompetisi yang membatasi pendaftaran maksimal 23 pemain memaksa tim pelatih untuk melakukan perampingan squad.
"Jadi nanti sebelum kita bergeser ke Medan, kita ada tiga pemain yang akan kita kembalikan ke klubnya," kata Nova Arianto.
Persaingan memperebutkan posisi utama di dalam tim kini dilaporkan semakin ketat seiring performa impresif yang ditunjukkan para pemain luar negeri. Tim kepelatihan memberikan penilaian yang setara bagi seluruh individu yang terlibat.
"Saat ini ada tujuh ya, tujuh pemain kecuali ada Baker yang belum bergabung tetapi semua sudah datang termasuk Welber, termasuk si Eizar, Zinadeine," ujar pelatih asal Semarang itu.
"Semua udah datang dan kita lihat karena sekali lagi semua menjadi kesempatan yang sama kalau mereka bisa menunjukkan secara performa yang baik ya pasti kita akan bawa nanti di AFF," imbunya.
Bagi tim kepelatihan, ajang Piala AFF U19 bukan sekadar perburuan trofi juara semata. Turnamen regional ini dimanfaatkan sebagai instrumen evaluasi komprehensif guna menyongsong target yang lebih masif, yaitu Kualifikasi Piala Asia U20 2027.
Skema rotasi pemain akan diterapkan sepanjang turnamen di Medan untuk memantau kapabilitas kompetitif setiap individu. Nova Arianto berencana mendistribusikan menit bermain kepada seluruh personil yang terpilih masuk ke dalam squad final.
"Karena saya pastikan di AFF saya akan turunkan semua pemain yang akan kita bawa karena sekali lagi saya ingin melihat siapa-siapa pemain yang bisa bermain untuk Indonesia nanti di kualifikasi," tutur pelatih yang membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia U17 2025 lalu.
Pintu pemanggilan pemain baru juga dipastikan belum tertutup rapat bagi nama-nama diaspora lain yang saat ini belum hadir dalam pemusatan latihan di Yogyakarta. Beberapa nama potensial seperti Lucas Lee serta Mike Rajasa dilaporkan masih masuk dalam radar pemantauan.
"Nanti akan kita lihat di AFF dan sebelum itu, setelah itu baru kita akan tentukan tim, pemain yang akan bermain di kualifikasi," imbuhnya.
Fokus Bertahap Tanpa Beban
Menyikapi tingginya ekspektasi publik sepak bola tanah air terhadap tim nasional, staf pelatih memilih untuk bersikap realistis. Upaya menjaga mentalitas bertanding pemain dilakukan dengan cara membebaskan mereka dari tekanan target yang terlalu masif sejak awal turnamen.
Prioritas utama tim saat ini diarahkan pada grafik perkembangan pemain yang mencakup aspek taktis, kebugaran fisik, hingga kesiapan mental bertanding di turnamen resmi. Evaluasi performa akan dilakukan secara bertahap dari satu laga ke laga berikutnya.
"Saya pikir saya akan fokus di satu pertandingan per pertandingannya karena ini menjadi ajang yang baik buat pemain," kata Nova Arianto.
"Karena sekali lagi saya butuh uji coba buat pemain karena saya ingin lihat selain kondisi dan tactical, dan kita lihat hasilnya nanti akan seperti apa di AFF," pungkasnya.