Timnas Jepang Rombak Formasi Hadapi Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Jepang Rombak Formasi Hadapi Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Timnas Jepang Rombak Formasi Hadapi Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026.

Timnas Jepang tengah melakukan perombakan strategi besar-besaran akibat krisis cedera pemain menjelang putaran final Piala Dunia 2026. Pelatih Hajime Moriyasu harus memutar otak untuk menyusun kembali kedalaman skuad Samurai Biru yang sempat goyah.

Dilansir dari Suara, Moriyasu diprediksi tetap mempertahankan formasi andalannya, yakni skema 3-4-2-1. Formasi ini sebelumnya terbukti sangat produktif dan sukses membawa Jepang melewati fase kualifikasi dengan catatan impresif.

Masalah kebugaran pemain inti seperti Wataru Endo menjadi tantangan utama bagi tim kepelatihan. Absennya sejumlah pilar memaksa adanya pergeseran peran di lini serang dan tengah guna menjaga daya saing di level tertinggi.

Kaoru Mitoma diproyeksikan bakal mengemban peran baru sebagai playmaker atau gelandang serang. Pemain Brighton tersebut akan dipasang lebih fleksibel untuk menyokong kreativitas permainan tim dari lini kedua.

Mitoma kemungkinan besar akan berduet dengan Takefusa Kubo tepat di belakang penyerang utama, Ayase Ueda. Strategi ini diambil untuk menutupi kekosongan yang ditinggalkan oleh Takumi Minamino dalam skuad terbaru.

Kecepatan serta kemampuan duel satu lawan satu yang dimiliki Mitoma dan Kubo menjadi tumpuan utama. Keduanya diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan melalui pergerakan lincah dan umpan-umpan terukur.

Stabilitas Lini Tengah dan Pertahanan

Meskipun kondisi Endo masih dalam pantauan, sektor tengah Jepang dinilai masih memiliki kedalaman yang cukup. Daichi Kamada dan Ao Tanaka diprediksi akan menjadi motor penggerak untuk menjaga keseimbangan permainan.

Pada sektor pertahanan, komposisi tiga bek sejajar kemungkinan akan diisi oleh Hiroki Ito, Ko Itakura, dan Tsuyoshi Watanabe. Moriyasu juga masih memiliki opsi pemain berpengalaman seperti Takehiro Tomiyasu dan Yuto Nagatomo.

Untuk posisi penjaga gawang, Zion Suzuki tetap menjadi pilihan utama berkat penampilan konsistennya di kompetisi Eropa bersama Parma. Kehadirannya diharapkan memberikan rasa aman di bawah mistar gawang Jepang.

Timnas Jepang dijadwalkan memulai perjuangan mereka di Grup F dengan menghadapi Belanda pada 14 Juni mendatang. Samurai Biru mengusung ambisi besar dalam turnamen ini dengan target menembus babak semifinal untuk pertama kalinya.

Artikel terkait

Rekomendasi