Timnas Indonesia resmi tergabung dalam Grup F Piala Asia 2027 bersama Thailand, Qatar, dan Jepang berdasarkan hasil undian di Distrik At-Turaif, Diriyah, Arab Saudi, pada Sabtu (9/5/2026). Kelompok ini dinilai sebagai grup berat mengingat reputasi besar para pesaing di kancah sepak bola Asia.
Hasil pembagian grup tersebut menuntut skuad Garuda menghadapi juara bertahan Qatar serta tim kuat Jepang. Dilansir dari Bola, optimisme tetap diusung oleh federasi meski Indonesia harus bersaing dengan negara-negara yang memiliki peringkat lebih tinggi dalam ranking dunia.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa tim nasional memiliki peluang untuk memberikan perlawanan dan mencuri angka pada setiap pertandingan babak penyisihan. Hal ini didasari pada tren positif penampilan tim dalam beberapa kompetisi terakhir.
"Menggairahkan ya. Lawannya langsung yang kuat banget ya," ujar Arya Sinulingga.
Penegasan mengenai target poin menjadi kunci utama agar peluang melaju ke fase berikutnya tetap terbuka lebar. Arya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan permainan saat menghadapi tim-tim raksasa tersebut.
"Kalau bisa mengimbangi dan bisa cari peluang poin dan sebagainya bisa masuk grup itunya kan lebih enak nanti," tambah Arya Sinulingga.
Pencapaian menembus babak 16 besar pada edisi 2023 menjadi tolok ukur bagi tim kepelatihan untuk membidik hasil yang lebih tinggi. Meski tantangan di awal dinilai cukup berat, komposisi pemain saat ini diyakini mampu memenuhi target federasi.
"Targetnya mungkin bisa ini lebih, awalnya berat." tutur Arya Sinulingga.
Kesuksesan pencapaian target tersebut diharapkan dapat terealisasi seiring dengan peningkatan kualitas individu pemain. Arya menyampaikan harapan agar ambisi yang telah disusun dapat tercapai pada putaran final mendatang.
"But kan bisa tercapai kan target yang kita bikin itu ya kan mudah-mudahan sih," tutur Arya Sinulingga.
Dukungan penuh juga diberikan kepada pelatih John Herdman yang menyatakan kepercayaan dirinya terhadap prospek Indonesia di turnamen ini. Pihak manajemen mengapresiasi sikap positif sang pelatih dalam mempersiapkan strategi tim.
"Coach John Herdman juga oke dia optimis. Selama pelatihnya optimis kita seneng aja," ujar Arya Sinulingga.
Agenda persiapan teknis kini mulai disusun, termasuk pemanfaatan jeda internasional untuk melakoni laga uji coba. Arya menyebutkan bahwa pencarian lawan yang tepat pada periode FIFA Matchday menjadi prioritas sebelum turnamen dimulai.
"Kan ini kita Juni FIFA Matchday, terus kapan lagi? Jakarta ya? Terus September mungkin," kata Arya Sinulingga.
Evaluasi terhadap calon lawan uji coba akan terus dilakukan untuk memastikan skuad mendapatkan simulasi pertandingan yang kompetitif. PSSI berkomitmen mencari mitra tanding yang bersedia menguji ketahanan fisik dan taktik pemain.
"Nanti kita lihat siapa lawannya. Nanti pasti yang ikut-ikut pasti malas juga sama kita masih main." kata Arya Sinulingga.
Pernyataan tersebut merujuk pada tantangan dalam menyusun jadwal tanding dengan negara lain yang juga memiliki agenda padat. Persiapan ini menjadi krusial sebelum Indonesia berangkat menuju putaran final di Arab Saudi.
"Pasti kita harus cari-cari yang lain lagi gitu," pungkas Arya Sinulingga.