Timnas Indonesia U-19 Hadapi Vietnam di ASEAN Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 Hadapi Vietnam di ASEAN Championship 2026
Foto: Ilustrasi Timnas Indonesia U-19 Hadapi Vietnam di ASEAN Championship 2026.

Timnas Indonesia U-19 dipastikan menempati Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste dalam ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 14 Juni 2026 di Sumatera Utara. Sebagai tuan rumah, skuad Garuda Muda berambisi mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya.

Dilansir dari Suara, pelatih kepala Nova Arianto akan segera mengumpulkan para pemain untuk menjalani pemusatan latihan intensif di Yogyakarta mulai tanggal 10 Mei mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan fisik serta mental tim dalam menghadapi persaingan ketat di fase grup, terutama melawan rival abadi Vietnam.

Hasil pengundian menempatkan tim-tim kuat Asia Tenggara lainnya di grup berbeda, yakni Thailand dan Malaysia di Grup B, sementara Australia berada di Grup C. Penyelenggaraan turnamen tahun ini menjadi istimewa bagi masyarakat Sumatera Utara yang secara resmi ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan pertandingan.

"Berada di Grup A bersama Vietnam tentu tantangan tersendiri, tetapi kami siap," kata Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-19.

Pelatih menegaskan bahwa status tim sebagai juara bertahan pada edisi 2024, yang saat itu menyapu bersih semua kemenangan, harus dijadikan pendorong semangat. Tim kepelatihan telah merancang program latihan khusus untuk menjaga performa para pemain muda agar tetap kompetitif.

"Status juara bertahan memberikan tekanan, namun itu harus menjadi motivasi ekstra bagi anak-anak. Kami akan memulai pemusatan latihan di Yogyakarta pada 10 Mei untuk memastikan tim dalam kondisi puncak," jelas Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-19.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah Sumatera Utara dalam mempersiapkan infrastruktur turnamen. Selain fokus pada prestasi, ajang ini digunakan sebagai sarana pembinaan dengan membagikan 1.300 bola kepada akademi sepak bola lokal di wilayah tersebut.

"Keberhasilan penyelenggaraan adalah kerja bersama. PSSI tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Utara," ucap Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Erick menambahkan bahwa sinergi antara kualitas penyelenggaraan dan prestasi tim nasional menjadi target utama federasi. PSSI berharap panggung internasional ini mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat bersinar di masa depan.

"Fokus kita adalah memberikan pelayanan terbaik sekaligus memberikan panggung bagi talenta muda kita untuk bersinar di tingkat internasional," ungkap Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Seluruh rangkaian pertandingan ASEAN U-19 Boys' Championship 2026 akan digelar di beberapa stadion pilihan di Sumatera Utara. Turnamen ini tetap menjadi barometer utama untuk mengukur kekuatan sepak bola usia muda di kawasan Asia Tenggara.

Artikel terkait

Rekomendasi