Tim Uber Indonesia berhasil mencapai babak semifinal pada turnamen Uber Cup 2026 yang dinilai sebagai landasan krusial bagi proses regenerasi serta penguatan skuad nasional di masa mendatang. Keberhasilan tersebut diraih oleh kombinasi pemain muda dalam ajang yang berlangsung hingga Selasa (5/5).
Dilansir dari Detik Sport, skuad Merah Putih dalam kompetisi ini mengandalkan sejumlah talenta muda. Nama-nama seperti Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allesya Rose, Febi Setianingrum, Thalita Ramadhani Wiryawan, hingga Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjadi pilar tim.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian para atlet. Menurutnya, keberhasilan menembus babak empat besar merupakan hasil yang patut disyukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi performa.
"Kami mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan yang terbaik dan mampu memenuhi target dengan mencapai babak semifinal. Ini menjadi modal penting dalam proses regenerasi dan penguatan tim ke depan," kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5).
Penegasan mengenai tercapainya target ini selaras dengan instruksi Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran. PBSI mencatat adanya perkembangan positif dari sisi mentalitas bertanding maupun kualitas permainan teknis para pemain sepanjang turnamen berlangsung.
Eng Hian memastikan bahwa pihak federasi akan tetap melakukan peninjauan mendalam pada seluruh sektor kesiapan tim. Hal ini mencakup aspek strategi hingga kondisi fisik para pemain guna menghadapi level kompetisi yang lebih berat.
"Kedepannya kami akan memfokuskan upaya pada peningkatan kapasitas atlet agar mampu mengikuti program akselerasi dan bersaing di turnamen dengan level yang lebih tinggi," ujar Eng Hian.
Pelatih yang pernah mengantar ganda putri meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 tersebut menambahkan bahwa peningkatan hasil menjadi target utama pada edisi berikutnya. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesinambungan prestasi Indonesia di kancah internasional.
"Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi menyeluruh agar tim Uber Indonesia bisa meraih hasil yang lebih maksimal," tegas Eng Hian.
Penguatan program pembinaan kini menjadi prioritas PBSI untuk menjaga konsistensi di nomor beregu maupun individu. Melalui pengalaman di Uber Cup 2026, tim Indonesia diharapkan memiliki daya saing yang lebih kompetitif pada turnamen-turnamen besar selanjutnya.