Tim bulu tangkis putra Indonesia mencetak sejarah kelam setelah dipastikan gagal melaju ke babak gugur Thomas Cup 2026 usai ditaklukkan Prancis dengan skor 1-4 pada Rabu (29/4/2026). Kegagalan ini menjadi yang pertama kalinya skuad Merah Putih terhenti di fase grup sepanjang partisipasi mereka dalam turnamen beregu paling bergengsi tersebut.
Dilansir dari Kompas, kekalahan pada laga terakhir Grup D tersebut membuat Indonesia tertahan di peringkat ketiga dengan raihan dua poin. Posisi Indonesia tergeser oleh Thailand dan Prancis yang berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah unggul dalam perhitungan selisih set.
Kapten tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, memberikan pernyataan resmi terkait hasil minor yang didapat timnya di Horsens, Denmark tersebut.
"Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam," kata Fajar, Rabu (29/4/2026), dikutip dari Antara.
Fajar menekankan bahwa seluruh anggota tim telah berupaya maksimal di lapangan, namun ia mengakui keunggulan lawan yang tampil lebih solid.
"Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik," tutur Fajar.
Atlet berusia 31 tahun tersebut menyadari bahwa performa tim putra secara keseluruhan memang belum mencapai level optimal dalam ajang kali ini.
"Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat," tegas Fajar Alfian, Kapten Tim.
Catatan ini melampaui rekor terburuk sebelumnya pada edisi 2012, di mana saat itu langkah Indonesia terhenti di babak perempat final. Di sisi lain, tim putri Indonesia justru meraih hasil positif di ajang Uber Cup 2026 dengan lolos ke perempat final sebagai juara Grup C.
Skuad Uber Indonesia dijadwalkan menghadapi tuan rumah Denmark pada babak 8 besar. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Forum Horsens pada Kamis (30/4/2026) mulai pukul 23.00 WIB.