Thomas Tuchel Bela Pemilihan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel Bela Pemilihan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Thomas Tuchel Bela Pemilihan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel memberikan pembelaan terkait penentuan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 setelah menerima gelombang kritik dari suporter. Langkah tersebut diambil karena ia meyakini komposisi pemain saat ini menjadi pilihan paling tepat untuk meraih kesuksesan, seperti dilansir dari Media Indonesia pada Selasa (26/5/2026).

Dasar utama pemanggilan pemain tersebut merujuk pada kontribusi nyata selama masa kualifikasi dan bukan sekadar performa individu di level klub. Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Muenchen itu menekankan bahwa faktor kekompakan menjadi hal mutlak bagi tim agar bisa melangkah jauh dalam turnamen.

"Semua yang saya ketahui dan dengar tentang sepak bola internasional adalah tentang tim dan kekompakan. Apa yang ingin kita capai musim panas ini hanya dapat dicapai sebagai sebuah tim. Semoga kita memiliki waktu yang lama bersama dan kita bersama selalu," ungkap Tuchel, Pelatih Timnas Inggris.

Penyusunan tim ini tidak hanya melihat kemampuan teknik di atas lapangan melainkan juga mempertimbangkan faktor non-teknis. Tuchel menilai elemen tersebut sangat krusial guna membangun atmosfer ruang ganti yang sehat.

"Banyak pertimbangan yang dilakukan terhadap faktor-faktor ÔÇÿlunakÔÇÖ ini, untuk membangun kekompakan yang tepat. Penting bagi setiap pemain untuk mengetahui peran mereka dan kami memilih skuad yang sangat seimbang," tambah Tuchel, Pelatih Timnas Inggris.

Keputusan tersebut berdampak pada tidak dibawanya sejumlah nama besar seperti Phil Foden, Cole Palmer, Trent Alexander-Arnold, Harry Maguire, hingga Morgan Gibbs-White. Pencoretan para pemain yang tampil cemerlang di klub masing-masing sepanjang musim ini menjadi langkah mengejutkan bagi publik.

Tuchel mengakui proses mencoret nama-nama tersebut merupakan keputusan profesional yang sangat sulit. Kendati demikian, ia memegang filosofi bahwa tim pemenang tidak selalu dibentuk oleh kumpulan pemain dengan bakat individu paling menonjol.

"Grup terbaik tidak selalu terdiri dari 26 pemain paling berbakat. Grup dan tim akan selalu menjadi fokus utama dan saya harap kami telah melakukan hal itu dalam memilih grup ini. Itulah pemikiran di baliknya," pungkas Tuchel, Pelatih Timnas Inggris.

Artikel terkait

Rekomendasi