Pelatih Tim Nasional Inggris Thomas Tuchel membela keputusan penyusunan skuad The Three Lions untuk Piala Dunia 2026 pada Sabtu (23/5). Keputusan tersebut tetap dipertahankan meski menuai banyak pertanyaan dari suporter terkait absennya sejumlah pemain bintang.
Penegasan mengenai komposisi tim tersebut dilansir dari Media Indonesia melalui laman resmi timnas Inggris. Tuchel menjelaskan bahwa dasar pemilihan 26 nama pemain murni diambil dari kontribusi nyata mereka selama mengarungi babak kualifikasi.
Juru taktik asal Jerman itu menilai seluruh pemain yang dipanggil memiliki kekompakan luar biasa demi memberikan dampak positif. Menurutnya, kesolidan tim menjadi kunci utama dalam menghadapi putaran final Piala Dunia 2026.
"Semua yang saya ketahui dan dengar tentang sepak bola internasional adalah tentang tim dan kekompakan. Apa yang ingin kita capai musim panas ini hanya dapat dicapai sebagai sebuah tim. Semoga kita memiliki waktu yang lama bersama dan kita bersama selalu," ungkap Tuchel.
Pertimbangan dalam menentukan nama yang dibawa tidak hanya bersandar pada kemampuan teknis di lapangan. Faktor-faktor nonteknis atau aspek personal di luar permainan juga menjadi parameter penting bagi staf kepelatihan.
"Banyak pertimbangan yang dilakukan terhadap faktor-faktor ÔÇÿlunakÔÇÖ ini, untuk membangun kekompakan yang tepat. Penting bagi setiap pemain untuk mengetahui peran mereka dan kami memilih skuad yang sangat seimbang," kata Tuchel.
Langkah berani diambil Tuchel dengan tidak menyertakan beberapa pesepak bola yang tampil cemerlang bersama klub mereka pada musim ini. Deretan nama besar seperti Phil Foden, Cole Palmer, Trent Alexander-Arnold, Harry Maguire, hingga Morgan Gibbs-White resmi ditinggalkan.
Situasi pencoretan nama-nama populer tersebut diakui sebagai sebuah keputusan yang sangat berat bagi tim pelatih. Namun, Tuchel memastikan bahwa komposisi yang terpilih saat ini merupakan opsi terbaik yang harus diambil demi kepentingan kolektif.
"Grup terbaik tidak selalu terdiri dari 26 pemain paling berbakat. Grup dan tim akan selalu menjadi focus utama dan saya harap kami telah melakukan hal itu dalam memilih grup ini. Itulah pemikiran di baliknya," kata Tuchel.