Pemain tunggal putri Indonesia Thalita harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah Ratchanok Intanon pada babak 16 besar Thailand Open 2026 di Nimibutr Stadium, Patumwan, Kamis (14/5/2026). Dilansir dari Detik Sport, kekalahan ini memastikan habisnya wakil tunggal putri Indonesia pada turnamen tersebut.
Thalita memaksa pertandingan berjalan hingga tiga gim sebelum akhirnya menyerah dari unggulan ketiga asal Thailand tersebut. Pertandingan berakhir dengan skor ketat 16-21, 21-19, dan 15-21 untuk kemenangan Ratchanok.
Performa maksimal ditunjukkan Thalita dengan merebut gim kedua, meskipun ia sempat tertinggal pada gim pembuka. Keberhasilan mencuri satu gim dari mantan juara dunia tersebut menjadi catatan tersendiri bagi pemain muda Indonesia ini.
"Ratchanok adalah pemain yang sangat bagus jadi saya tadi hanya mencoba memberikan yang terbaik, nothing to lose, dan melawan saja. Bersyukur bisa dapat satu gim dari dia," kata Thalita.
Pertemuan melawan atlet senior Thailand tersebut memang sudah dinantikan oleh Thalita sejak awal turnamen. Ia mengaku tetap mengambil sisi positif dari kekalahannya di babak kedua turnamen level Super 500 ini.
"Senang dan excited dengan pertandingan hari ini karena saya memang ingin banget bertemu dia. Saya dapat pengalaman dan pelajaran yang bagus. Ke depan saya harus lebih tahan lagi, lebih kuat fokusnya," tutur Thalita.
Evaluasi menyeluruh tetap dilakukan oleh sang pemain demi memperbaiki performanya pada kompetisi mendatang. Thalita menyadari masih terdapat beberapa kekurangan dalam pola permainannya selama berlaga di Bangkok.
"Saya pasti ingin lebih baik lagi," kata Thalita.
Sebelumnya, PBSI juga mengirimkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi untuk memperkuat sektor tunggal putri di Thailand Open 2026. Namun, langkah Dhinda sudah terhenti lebih awal setelah gagal melewati fase kualifikasi menuju babak utama.