Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan atensi khusus terhadap performa gelandang muda Toni Firmansyah menjelang pertandingan pekan ke-31 Super League 2025-2026. Laga melawan PSBS Biak tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (2/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Dilansir dari Bola, pertandingan ini menjadi krusial bagi klub berjuluk Bajul Ijo untuk menembus posisi empat besar klasemen. Saat ini Persebaya tertahan di peringkat kelima dengan raihan 48 poin, hanya selisih satu angka dari Malut United yang berada tepat di atas mereka.
Tavares menilai Toni Firmansyah sebagai pemain muda yang menunjukkan grafik perkembangan positif sepanjang musim ini. Pemain berusia 21 tahun tersebut dianggap mampu mempertahankan level permainan dan memaksimalkan setiap menit bermain yang diberikan oleh tim pelatih.
ÔÇ£Toni menunjukkan konsistensi di pertandingan-pertandingan terakhir,ÔÇØ ujar Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Kepercayaan tim pelatih tercermin dari catatan statistik sang pemain yang telah membukukan 24 penampilan dari total 30 laga. Toni hanya absen ketika harus memperkuat tim nasional Indonesia pada ajang SEA Games 2025.
ÔÇ£Dia mendapat kesempatan, di mengambil kesempatan itu,ÔÇØ lanjut Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Pelatih asal Portugal tersebut menegaskan komitmennya untuk terus memberikan jam terbang bagi para penggawa muda di skuad utama Persebaya. Toni dinilai telah membuktikan kelayakannya melalui kerja keras yang konsisten dalam sesi latihan rutin tim.
ÔÇ£Kita suka bertaruh pada pemain muda. Toni akan bermain,ÔÇØ kata Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Meski memuji aspek teknis, Tavares menaruh perhatian serius pada masalah kedisiplinan Toni di lapangan. Dari total penampilannya, Toni tercatat telah mengoleksi delapan kartu kuning, sebuah angka yang dianggap terlalu tinggi bagi stabilitas strategi tim.
ÔÇ£Sayangnya, sangat mudah baginya untuk mendapat kartu kuning,ÔÇØ ungkap Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Catatan pelanggaran tersebut menjadi bahan evaluasi utama agar pemain muda ini bisa terus berkembang tanpa merugikan tim akibat hukuman kartu. Tavares menekankan pentingnya bagi Toni untuk segera melakukan perbaikan pada aspek kontrol emosi dan waktu pelanggaran.
ÔÇ£Itu satu hal yang perlu dia perbaiki,ÔÇØ tegas Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Selain masalah kartu kuning, Tavares juga mengingatkan seluruh pemain bahwa persaingan internal untuk memperebutkan posisi inti sangat dinamis. Ia tidak ingin para pemain muda merasa sudah aman dan menurunkan intensitas kerja mereka di lapangan.
ÔÇ£Dia harus bekerja keras, jangan bersantai, karena saat kamu bersantai pemain lain sedang bekerja keras,ÔÇØ tutur Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.