Kekuatan penuh bakal dikerahkan oleh Timnas Oman saat melakoni pertandingan uji coba internasional melawan Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday mendatang.
Seperti dikutip dari Suara, pelatih kepala Oman Tarik Sektioui secara resmi membawa sebanyak 25 pemain terbaiknya untuk bertolak menuju Indonesia.
Tarik Sektioui yang baru ditunjuk menakhodai Oman pada Maret lalu merupakan juru taktik berpengalaman dengan catatan impresif mempersembahkan trofi African Nations Championship serta Arab Cup 2024/2025 untuk Maroko.
Tarik Sektioui mayoritas memilih untuk mengandalkan para pesepak bola yang aktif berkompetisi di liga domestik mereka sendiri untuk mengisi komposisi skuad.
Meski demikian, tim berjuluk The Red Warriors tersebut tetap memiliki kekuatan yang patut diwaspadai karena turut memanggil beberapa pilar penting yang berkarier di luar negeri.
Pada area pertahanan, Oman memiliki Khaid Al Braiki yang saat ini sedang merintis karier di benua Eropa bersama klub kasta kedua Liga Ceko, SK Artis Brno.
Ancaman Lini Serang Oman
Barisan depan Oman juga diprediksi akan memberikan ancaman nyata bagi lini pertahanan tim asuhan John Herdman melalui kehadiran sejumlah striker tangguh.
Tarik Sektioui memanggil Issam Al Sabhi yang kini memperkuat Al-Quwa Al-Jawiya, salah satu klub raksasa di kompetisi sepak bola Irak.
Namun, ancaman terbesar bagi skuad Garuda diyakini datang dari penyerang tajam Muhsen Al-Ghassani yang memiliki nilai pasar termahal di skuad Oman saat ini mencapai Rp13,91 miliar.
Muhsen Al-Ghassani saat ini merantau di Liga Thailand bersama Bangkok United, tempat ia menjadi rekan satu tim dari bek sayap kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Ketajaman Muhsen Al-Ghassani terbukti lewat koleksi 13 gol di semua kompetisi resmi bersama Bangkok United sepanjang musim kompetisi kali ini berjalan.
Naluri mencetak gol yang tinggi dari penyerang tersebut dipastikan menjadi ujian berat yang harus diantisipasi dengan disiplin oleh lini belakang Timnas Indonesia pada laga awal Juni nanti.