Ketua Umum PP PBSI M Fadil Imran menetapkan target prestasi bagi tim Indonesia pada kejuaraan Thomas Cup dan Uber Cup 2026 yang diumumkan saat seremoni pelepasan tim pada Rabu (15/4/2026). Tim putra dipatok untuk menembus babak final, sementara tim putri diharapkan mampu mencapai fase semifinal.
Penetapan sasaran ini merujuk pada analisis kekuatan lawan serta posisi peringkat dunia yang dikeluarkan oleh federasi bulu tangkis dunia (BWF). Dilansir dari Detik Sport, posisi kekuatan Indonesia saat ini masih dinilai berada di bawah China yang menempati posisi unggulan pertama.
"Target kami tentu kalau melihat hitungan dan ranking yang dikeluarkan oleh BWF, kami di bawah China. Mudah-mudahan di lapangan, Anda tahu semua situasi di lapangan akan banyak faktor. Kami berharap bisa final untuk Thomas, dan mudah-mudahan anak-anak bisa membawa kebanggaan buat semua," kata Fadil Imran, Ketua Umum PP PBSI.
Fadil menekankan pentingnya aspek non-teknis karena dinamika pertandingan beregu sangat dipengaruhi oleh banyak variabel di luar hitungan matematis di atas kertas. Berdasarkan hasil undian, tim Thomas Indonesia berada di Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair.
"Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan Taiwan, kami berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia, lalu kemudian Indonesia bisa lolos ke babak berikutnya. Kami berharap anak-anak (putri) bisa menempuh semifinal," ujar Fadil Imran.
Fadil mengingatkan seluruh atlet bahwa karakter kompetisi beregu sangat kontras dengan turnamen individu. Penguatan mental dan soliditas antar pemain disebut sebagai fondasi utama untuk meraih kemenangan di setiap laga.
"Saya selalu memberikan motivasi kepada anak-anak bahwa individu berbeda dengan beregu ya. Atmosfernya sangat jauh berbeda. Jadi kadang-kadang kekompakan, kebersamaan itu menjadi penting dan itu bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapa pun," ujar Fadil Imran.
Pembenahan psikologis menjadi fokus manajemen untuk memastikan pemain tampil tanpa beban namun tetap kompetitif. Fadil mengenang keberhasilan masa lalu sebagai pemantik semangat bagi generasi pemain saat ini.
"Mudah-mudahan tinggal bagaimana mereka, mental mereka dalam tim ini, ya kan. Ini yang kami harapkan mudah-mudahan tahun 2021 ini terulang, saat Hendra menjadi kapten. Mudah-mudahan bisa memenangkan kembali di Denmark," kata Fadil Imran.
Tim putra Indonesia tercatat pernah memutus dahaga gelar Thomas Cup pada edisi 2021 di Aarhus, Denmark, setelah mengalahkan China di partai puncak. Target tahun ini menjadi upaya PBSI untuk mengembalikan supremasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia.