Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti menetapkan periode dua bulan bagi Neymar untuk membuktikan kualitasnya agar bisa menembus skuad Piala Dunia 2026 pada Rabu (15/4/2026). Kesempatan ini diberikan di tengah ketatnya persaingan lini serang Tim Samba saat ini.
Dilansir dari Detik Sport, posisi penyerang berusia 34 tahun tersebut masih belum pasti akibat performa yang belum pulih sepenuhnya pasca cedera ACL. Selain itu, terdapat risiko sanksi 10 pertandingan yang membayangi mantan pemain Barcelona tersebut akibat tindakan menyindir wasit beberapa waktu lalu.
Ketatnya persaingan di timnas terlihat saat Ancelotti memanggil sederet nama seperti Vinicius Junior, Raphinha, hingga pemain muda Endrick pada jeda internasional bulan lalu. Penampilan impresif Igor Thiago dan Gabriel Martinelli yang mencetak gol saat mengalahkan Kroasia 3-1 semakin memperkecil peluang Neymar jika tidak segera bangkit.
Ancelotti menegaskan bahwa proses pemantauan terhadap perkembangan sang pemain masih terus dilakukan secara intensif oleh tim pelatih dan federasi.
"Dia saat ini masih terus dipantau oleh Federasi Sepakbola Brasil dan juga saya. Dia masih punya waktu dua bulan untuk unjuk gigi agar bisa bermain di Piala Dunia," ungkap Ancelotti kepada L'Equipe.
Mantan pelatih Real Madrid tersebut menekankan bahwa faktor kebugaran fisik menjadi indikator utama dalam pemilihan pemain yang akan dibawa ke turnamen empat tahunan tersebut.
"Saya cuma mau memanggil pemain yang kondisinya fit. Setelah cedera lutut bulan Desember, Neymar sudah kembali bermain baik; dia bikin banyak gol. Dia hanya perlu mempertahankan itu dan meningkatkan kebugarannya. Dia di jalur yang tepat," sambung Ancelotti.
Neymar saat ini diharapkan mampu menunjukkan konsistensi permainan bersama klubnya, Santos, untuk meyakinkan tim pelatih Brasil. Kelanjutan karier internasional pemain pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil itu kini bergantung pada performanya dalam delapan minggu mendatang.