Tim nasional Swiss memastikan diri tampil dalam putaran final Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Murat Yakin ini akan mengandalkan kepemimpinan serta pengalaman luas dari sang kapten, Granit Xhaka.
Keberhasilan Swiss menembus turnamen bergengsi ini diraih setelah mereka sukses memuncaki klasemen pada babak kualifikasi zona UEFA. Dilansir dari Suara, tim yang kini menempati peringkat 19 FIFA tersebut dikenal memiliki organisasi pertahanan yang sangat kokoh.
Swiss bukan sekadar tim bertahan, melainkan perpaduan antara pemain senior berpengalaman dengan talenta muda yang energik. Meski sering tidak diunggulkan, mereka terbukti menjadi salah satu kekuatan paling konsisten di daratan Eropa selama dua dekade terakhir.
Di bawah kendali Murat Yakin, Swiss membawa komposisi pemain yang sudah matang untuk bersaing di level dunia. Mereka melaju meyakinkan dari fase kualifikasi dengan mengungguli pesaing seperti Kosovo, Slovenia, dan Swedia.
Granit Xhaka tetap menjadi pusat permainan tim nasional berjuluk La Nati tersebut. Pemain yang memegang rekor 144 penampilan ini merupakan motor utama di lini tengah sekaligus sosok pemimpin di ruang ganti.
Kekuatan Swiss juga didukung oleh sejumlah nama besar yang merumput di klub-klub top Eropa. Nama-nama seperti Manuel Akanji, Gregor Kobel, Breel Embolo, hingga Dan Ndoye memperkuat kedalaman skuad di setiap lini.
Kombinasi antara kematangan taktik dan energi fisik para pemain muda menjadikan Swiss sebagai tim kuda hitam yang patut diwaspadai. Rekam jejak mereka di Piala Dunia juga cukup panjang dengan total 13 kali penampilan sepanjang sejarah.
Statistik dan Catatan Penampilan Timnas Swiss
Swiss memiliki sejarah mencapai babak perempat final pada edisi tahun 1934, 1938, dan 1954. Menjelang keberangkatan ke Piala Dunia 2026, performa mereka menunjukkan tren yang kompetitif meski menghadapi tantangan berat.
Dalam perjalanan kualifikasi, Swiss sempat bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Slovenia sebelum akhirnya memetik kemenangan telak 4-1 atas Swedia. Namun, pada laga kualifikasi terakhir, mereka tertahan imbang 1-1 oleh Kosovo.
Memasuki periode persiapan tahun 2026, tim asuhan Murat Yakin telah menjalani dua laga uji coba untuk mematangkan strategi. Mereka sempat menelan kekalahan tipis 3-4 dalam drama tujuh gol melawan Jerman.
Pada pertandingan persahabatan kedua, Swiss bermain imbang dengan skor kacamata 0-0 saat bertemu Norwegia. Hasil-hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya di babak grup Piala Dunia mendatang.