Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada pertengahan April 2026 memicu perlunya efisiensi konsumsi bahan bakar melalui manajemen perjalanan yang tepat bagi pengguna kendaraan pribadi. Tren peningkatan harga minyak dunia menjadi penyebab utama lonjakan harga Pertamax Turbo hingga Dexlite di berbagai SPBU.
Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menyatakan bahwa efisiensi bahan bakar sejatinya bermula dari perencanaan sebelum pengemudi turun ke jalan. Pengurangan mobilitas yang tidak mendesak menjadi langkah awal yang sangat krusial, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
"Manajemen perjalanan itu penting, tidak usah keluar kalau tidak perlu, dan kalau memungkinkan gunakan transportasi umum," kata Sony Susmana, Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) pada Jumat (24/4/2026).
Penundaan agenda yang tidak mendesak atau penggabungan beberapa urusan dalam satu rute perjalanan dianggap mampu memberikan dampak signifikan. Selain faktor perencanaan, kondisi teknis kendaraan seperti perawatan rutin dan penggunaan pelumas standar pabrikan juga menentukan tingkat konsumsi BBM.
Sony turut menyoroti kesalahan umum pengemudi saat memanaskan mesin kendaraan yang justru memicu pemborosan energi. Ia menyarankan durasi pemanasan mesin cukup dilakukan dalam waktu singkat agar pelumas dapat bersirkulasi sempurna tanpa membuang bahan bakar.
"Banyak yang masih salah kaprah, dipanaskan lama justru boros. Yang penting oli sudah bersirkulasi," ujarnya.
Aspek teknis lain yang tidak boleh diabaikan adalah tekanan angin pada ban yang harus sesuai dengan spesifikasi pabrikan guna mengurangi hambatan gulir. Pengemudi juga disarankan menjaga putaran mesin tetap stabil di bawah 2.000 rpm serta menghindari pengereman maupun akselerasi secara mendadak.
Selain gaya berkendara, berat total kendaraan menjadi variabel penting dalam efisiensi mesin. Pengurangan beban dengan mengeluarkan barang-barang yang tidak diperlukan dari kabin atau bagasi akan meringankan kerja mesin dalam menggerakkan kendaraan.