Sosok Amalia Adininggar Widyasanti Kepala BPS dan Komisaris Telkom Property

Sosok Amalia Adininggar Widyasanti Kepala BPS dan Komisaris Telkom Property
Foto: Ilustrasi Sosok Amalia Adininggar Widyasanti Kepala BPS dan Komisaris Telkom Property.

Amalia Adininggar Widyasanti kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah secara resmi mengumumkan capaian pertumbuhan ekonomi nasional untuk kuartal I 2026.

Dilansir dari Kompas, performa ekonomi Indonesia pada periode Januari hingga Maret 2026 tersebut tercatat mengalami kenaikan signifikan mencapai angka 5,61 persen secara tahunan.

Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa perolehan angka pada awal tahun 2026 ini merupakan level pertumbuhan tertinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan historis, ekonomi Indonesia sempat mengalami masa sulit pada kuartal I 2021 dengan angka pertumbuhan yang terkontraksi hingga minus 0,69 persen.

Amalia Adininggar Widyasanti mengemban amanah sebagai Kepala BPS setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 19 Februari 2025.

Jabatan tersebut menjadikannya sebagai perempuan kedua sekaligus orang ke-12 yang dipercaya untuk menakhodai lembaga penyedia data statistik resmi negara tersebut.

Selain fokus di pemerintahan, Amalia juga tercatat menduduki posisi strategis di sektor korporasi sebagai Komisaris PT Graha Sarana Duta atau yang lebih populer dengan nama Telkom Property.

Perusahaan ini merupakan anak usaha Grup Telkom Indonesia yang mengelola solusi properti terintegrasi, baik untuk kebutuhan internal grup maupun pasar eksternal secara luas.

Telkom Property sendiri memiliki sejarah panjang yang awalnya berfokus pada manajemen fasilitas Bank Duta sebelum akhirnya diakuisisi penuh oleh Telkom Indonesia pada 25 April 2001.

Rekam Jejak Karier di Pemerintahan

Perjalanan karier Amalia Adininggar Widyasanti di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) didominasi oleh perannya di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Pada rentang tahun 2011 hingga 2016, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Direktur Perdagangan, Investasi, dan Kerja Sama Ekonomi Internasional di kementerian tersebut.

Kariernya terus menanjak dengan menduduki posisi Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik periode 2016-2018, serta Staf Ahli Menteri PPN bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan pada 2018-2020.

Memasuki tahun 2020, ia ditunjuk menjadi Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas dan memegang tanggung jawab tersebut sampai awal tahun 2025.

Sebelum menjabat definitif sebagai Kepala BPS, Amalia sempat menjalankan peran sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS menggantikan Margo Yuwono yang pindah tugas ke Jawa Timur.

Latar Belakang Pendidikan

Kapasitas profesional Amalia didukung oleh latar belakang pendidikan yang kuat dari institusi dalam maupun luar negeri.

Ia merupakan alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) yang lulus sarjana pada 1995 dan menyelesaikan program magister di kampus yang sama pada 1997.

Gelar Master of Engineering kemudian diraihnya dari Rensselaer Polytechnic Institute, Amerika Serikat, pada tahun 1998 untuk memperdalam kompetensi teknisnya.

Puncak pencapaian akademiknya diraih melalui gelar doktor di bidang ekonomi yang diselesaikan di University of Melbourne, Australia, pada tahun 2005 lalu.

Artikel terkait

Rekomendasi