Sonny Stevens Bangkit Bersama Dewa United Setelah Terpuruk di Belanda

Sonny Stevens Bangkit Bersama Dewa United Setelah Terpuruk di Belanda
Foto: Ilustrasi Sonny Stevens Bangkit Bersama Dewa United Setelah Terpuruk di Belanda.

Sonny Stevens berhasil memulihkan karier profesionalnya sebagai pesepak bola setelah bergabung dengan klub Indonesia, Dewa United. Penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut sempat mengalami masa sulit akibat cedera saat masih berkarier di Belanda.

Dilansir dari Detik Sport, Stevens telah menjadi pilar utama di lini pertahanan Dewa United sejak kedatangannya pada Juli 2023. Hingga saat ini, pemain yang kerap dijuluki Banten Warriors tersebut tercatat sudah mengoleksi 104 penampilan.

Perjalanan karier sepak bola Stevens diwarnai dengan dinamika yang cukup tajam. Ia merupakan produk asli akademi sepak bola FC Volendam yang berhasil menembus skuat utama klub tersebut.

Berkat penampilan impresif bersama Volendam, Stevens kemudian direkrut oleh FC Twente. Namun, kepindahannya ke Twente justru menjadi awal bencana bagi kariernya akibat cedera bahu yang serius.

Masalah kebugaran tersebut dialami Stevens hanya berselang dua pekan setelah ia resmi berseragam Twente. Kondisi ini membuat performanya menurun secara signifikan dan membuatnya berpindah-pindah klub.

Tercatat ia sempat membela Go Ahead Eagles selama satu musim sebelum pindah ke Excelsior, di mana ia kembali sering didera cedera. Stevens juga pernah memperkuat SC Cambuur, ADO Den Haag, hingga klub asal Yunani, OFI Crete, sebelum akhirnya berlabuh di Indonesia.

Kebangkitan di Bawah Asuhan Jan Olde Riekerink

Di bawah arahan pelatih Jan Olde Riekerink, Stevens mampu membuktikan kapasitasnya sebagai kiper tangguh. Dari 104 laga yang dijalani, ia bahkan pernah mencetak satu gol melalui sundulan saat Dewa United menahan imbang PSIS Semarang 1-1 pada musim lalu.

Kehadiran Stevens di Dewa United tidak lepas dari peran pelatih kiper, Sjoerd Woudenberg, yang meyakinkannya untuk mencoba tantangan baru di Asia.

"Dia tahu situasi saya. Dia menelepon saya dan bilang kira-kira seperti ini: hei, apakah kamu tertarik untuk datang ke Indonesia? Saya di Dewa United sekarang, kami punya pelatih asal Belanda, dan saya sangat ingin kamu ada di sini. Saya sempat berpikir sejenak: wah, itu berarti jaraknya dua belas ribu kilometer. Sangat berbeda jauh dibandingkan dengan penerbangan tiga jam ke Kreta. Saya ingin memikirkannya matang-matang selama beberapa waktu," kata Stevens dikutip dari Voetbal Primeur.

Keputusan besar untuk pindah ke benua lain tersebut akhirnya berbuah manis bagi kelanjutan karier sang penjaga gawang.

"Mungkin pasar Asia adalah sesuatu yang cocok untuk saya. Kami baru saja mengambil keputusan besar dan melihat ke mana hal itu membawa kami. Saya sudah berada di sini selama hampir tiga musim sekarang, jadi sejauh ini saya sangat menikmatinya," ujar Stevens.

Artikel terkait

Rekomendasi