Film horor terbaru produksi MD Pictures bertajuk Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel dijadwalkan segera menyapa penonton di bioskop. Karya ini digarap oleh sutradara Kimo Stamboel yang berkolaborasi dengan penulis naskah Khalid Khasogi untuk memperluas semesta horor Sewu Dino.
Dilansir dari Filmon, alur cerita film ini merupakan adaptasi dari novel populer karya @SIMPLEMAN. Narasi yang diusung akan membawa penonton kembali ke peristiwa enam tahun sebelum kejadian di film sebelumnya guna mengungkap latar belakang penderitaan keluarga Della Atmojo.
Kisah utama dalam prekuel ini berfokus pada dua karakter bernama Sabdo dan Intan yang dilarang untuk bersatu oleh keluarga mereka. Kepercayaan kuat yang berkembang di lingkungan keluarga tersebut menyebutkan adanya kekuatan besar tak terkalahkan yang akan bangkit jika keduanya menjalin hubungan.
Intrik semakin memanas ketika Arjo Kuncoro, paman mereka, memiliki agenda tersembunyi untuk menguasai Sabdo dan Intan. Ia membawa mereka ke sebuah rumah mewah dengan iming-iming kekayaan yang melimpah demi kepentingan pribadinya sendiri.
Di tengah tekanan dan ancaman tersebut, satu-satunya cara yang dianggap mampu menyelamatkan Sabdo serta Intan adalah melalui penggunaan Janur Ireng. Janur Ireng sendiri dikenal sebagai salah satu jenis santet paling mematikan di tanah Jawa yang memiliki kekuatan mistis sangat besar.
Film ini akan memberikan jawaban atas alasan di balik penderitaan Della Atmojo yang harus dialaminya selama 1.000 hari. Berdasarkan informasi dari Cinema XXI, kisah penuh teror dan misteri ini dijadwalkan tayang perdana di bioskop pada 24 Januari 2025.
Daftar Pemeran Film Janur Ireng
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel melibatkan sejumlah aktor ternama Indonesia dalam jajaran pemerannya. Beberapa nama besar yang mengisi daftar pemain utama antara lain Rio Dewanto, Marthino Lio, Tora Sudiro, serta Vincent Sanjaya.
Selain itu, deretan aktris berbakat juga turut membintangi film horor ini, seperti Ratu Rafa, Masayu Anastasia, dan Karina Suwandi. Penampilan mereka didukung oleh kehadiran Faradina Mufti, Givina, Gisellma, serta Dayinta untuk memperkuat atmosfer ketegangan dalam cerita.