Film Criminal arahan Ariel Vromen mengisahkan transfer ingatan agen CIA ke otak narapidana sosiopat demi mencegah perang nuklir.
Prosedur medis tersebut dilakukan oleh Dr. Franks kepada Jerico Stewart untuk menemukan lokasi rahasia agen Bill Pope.
Film yang dibintangi Kevin Costner dan Gal Gadot ini dijadwalkan tayang di Trans TV, Kamis, 28 Mei 2026, seperti diberitakan oleh Suara.
Eksperimen psikologis yang dibalut dengan ketegangan spionase tingkat tinggi ini menampilkan deretan nama besar seperti Kevin Costner, Ryan Reynolds, Gary Oldman, hingga Tommy Lee Jones.
Sinema ini dijadwalkan menyapa penonton malam ini pada pukul 22.00 WIB.
Kisah bermula saat Bill Pope yang diperankan Ryan Reynolds, seorang agen CIA di London, tewas di tangan sindikat teroris.
Kematian Pope terjadi sebelum ia sempat membocorkan lokasi seorang peretas penting yang dijuluki "The Dutchman".
Situasi kritis ini membuat petinggi CIA bernama Quaker Wells mengambil langkah ekstrem demi mencegah perang nuklir.
Wells meminta bantuan ahli saraf Dr. Franks untuk mentransfer pola memori Pope ke otak manusia lain melalui prosedur medis eksperimental.
Pilihan jatuh pada Jerico Stewart, seorang narapidana berbahaya dengan kerusakan otak langka yang membuatnya tidak memiliki empati atau emosi.
Setelah operasi selesai, kekacauan mulai terjadi karena Jerico tidak hanya menerima informasi rahasia, tetapi juga mulai merasakan emosi dan trauma milik mendiang agen.
Kini, Jerico harus berpacu dengan waktu dari buruan teroris sekaligus menghadapi nurani baru yang tumbuh di dalam dirinya.
Transformasi Karakter dan Reuni Aktor
Apresiasi khusus patut diberikan kepada Kevin Costner yang keluar dari zona nyamannya dengan tampil beringas sekaligus rapuh.
Perubahan karakter Jerico yang awalnya tidak mengenal emosi hingga berusaha melindungi istri Pope, Jill, menjadi inti emosional cerita.
Selain itu, film ini menjadi ajang reuni antara Gary Oldman dan Tommy Lee Jones yang memberikan nuansa nostalgia kuat bagi penonton.
Oldman berakting meledak-ledak sebagai bos CIA, kontras dengan Jones yang membawakan karakter tenang penuh keraguan moral.
Meskipun kemunculan Ryan Reynolds terhitung singkat di awal cerita, kehadirannya berhasil membangun bobot emosional yang kuat.
Secara teknis, film ini menawarkan eksplorasi mendalam mengenai tema identitas manusia di tengah atmosfer dingin kota London.