Shopee Berdayakan Perempuan Lewat Pelatihan Digital di Hari Kartini

Shopee Berdayakan Perempuan Lewat Pelatihan Digital di Hari Kartini
Foto: Ilustrasi Shopee Berdayakan Perempuan Lewat Pelatihan Digital di Hari Kartini.

Nilai ekonomi digital di Indonesia diprediksi bakal menembus angka hampir US$100 miliar dalam Gross Merchandise Value (GMV) pada tahun 2025 mendatang. Lonjakan ini didorong oleh laporan E-Conomy SEA 2025 yang disusun oleh Google, Temasek, serta Bain & Company, seperti dikutip dari Detik Finance.

Sektor ekonomi kreatif yang tumbuh masif ini tidak lepas dari kontribusi besar para pelaku UMKM serta pegiat afiliasi di platform e-commerce. Aktivitas ini terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi digital secara signifikan di berbagai lapisan masyarakat.

Program afiliasi kini menjadi primadona baru untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Data dari Riset Populix bertajuk Affiliate Insights: Maximizing Success in the Digital Marketplace menunjukkan sekitar 67% responden sukses meraih pendapatan tambahan melalui program seperti Shopee Affiliate Program.

Memanfaatkan momentum perayaan Hari Kartini, Shopee bersinergi dengan lima mitra logistik utama yaitu JNE, Si Cepat, Anter Aja, Pos Indonesia, dan SPX Express. Kolaborasi ini menghadirkan program bertajuk 'Siap Bersaing di Era Perubahan bersama Mitra Logistik'.

Inisiatif tersebut menyasar puluhan kurir perempuan serta istri dan keluarga dari mitra kurir logistik. Mereka mendapatkan pembekalan khusus untuk meningkatkan kapasitas diri di tengah perubahan zaman yang serba digital.

"Semangat Kartini kami wujudkan melalui langkah nyata dengan membuka akses pelatihan, pendampingan, dan peluang penghasilan bagi perempuan di ekosistem Shopee. Bersama mitra logistik, kami memastikan para peserta tidak hanya memahami dasar digital, tetapi juga mampu langsung memulai dan mengembangkan usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, dan berkontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga," ungkap Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi.

Dalam suasana khidmat mengenakan kebaya dan kain tradisional, para peserta antusias menyerap materi dari trainer Kampus UMKM Shopee. Para pelatih tersebut telah mengantongi sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menjamin kualitas edukasi.

Materi Praktis dan Peluang Menjadi Kreator Konten

Pelatihan ini fokus pada aspek praktis, mulai dari tata cara berjualan di platform Shopee hingga pengenalan potensi bisnis sebagai Mitra Shopee. Fokus utama lainnya adalah pendalaman mengenai Shopee Affiliate Program yang memungkinkan siapa saja meraih komisi dari konten digital.

Novia Rahmadani, seorang kurir perempuan dari Pos Indonesia, mengakui bahwa platform digital memberikan ruang produktivitas yang fleksibel. Baginya, pelatihan ini memperjelas langkah-langkah yang harus diambil untuk menjadi kreator yang sukses.

"Banyak hal baru yang saya pelajari tadi mulai dari gimana caranya jadi Mitra Shopee sampai Shopee Affiliate. Materinya mudah dipahami apalagi sebelumnya saya sendiri memang sudah mulai coba-coba buat konten untuk affiliate. Lewat pelatihan hari ini, jadi lebih paham apa saja yang bisa saya tingkatkan untuk menjadi kreator affiliate, seperti lebih konsisten untuk membuat konten tiap harinya, membagikan link produk, dan rutin mengevaluasi performa affiliate secara mandiri," ujar Novia.

Novia juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang memberikan ruang bagi kaum perempuan untuk terus berkembang meski memiliki kesibukan harian yang padat. Program Shopee Affiliate sendiri telah eksis sejak akhir 2019 dan kini telah merangkul belasan juta kreator di seluruh penjuru Indonesia.

Kemudahan akses dan dukungan pelatihan yang inklusif menjadikan program ini sebagai solusi nyata bagi keluarga kurir. Hanya dengan bermodalkan ponsel, kuota internet, dan kemauan belajar, peluang mendapatkan penghasilan tambahan kini terbuka lebar bagi siapa saja.

Artikel terkait

Rekomendasi